Liputan6.com, Surabaya: Kepolisian Surabaya, Jawa Timur, menjaga ketat keamanan Hotel JW Marriott Surabaya menyusul ledakan bom yang terjadi di hotel serupa di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (5/8) siang. Setiap tamu dan mobil yang akan masuk areal hotel di Jalan Embong Malang, Surabaya, tersebut diperiksa menggunakan metal detector.
Untunglah penjagaan nan ketat tak membuat kenyamanan tamu hotel terusik. Buktinya, situasi di dalam hotel tampak normal. Para tamu yang menginap terlihat santai, seperti tak terganggu dengan kejadian di Jakarta [baca: Ledakan Bom Hebat Mengguncang Plaza Mutiara].
Di lain pihak, menurut Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Benny Sutrisno, tragedi di JW Marriot dipastikan bakal berdampak buruk buat dunia usaha. Insiden tersebut juga bisa merusak kepercayaan investor asing. Pasalnya, di tengah hajatan Sidang Tahunan MPR 2003 saja, stabilitas keamanan tak terjamin. "Stabilitas keamanan menjadi modal besar untuk menjaring investor," kata Benny.(ICH/Bambang Ronggo dan Winanto)
Untunglah penjagaan nan ketat tak membuat kenyamanan tamu hotel terusik. Buktinya, situasi di dalam hotel tampak normal. Para tamu yang menginap terlihat santai, seperti tak terganggu dengan kejadian di Jakarta [baca: Ledakan Bom Hebat Mengguncang Plaza Mutiara].
Di lain pihak, menurut Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Benny Sutrisno, tragedi di JW Marriot dipastikan bakal berdampak buruk buat dunia usaha. Insiden tersebut juga bisa merusak kepercayaan investor asing. Pasalnya, di tengah hajatan Sidang Tahunan MPR 2003 saja, stabilitas keamanan tak terjamin. "Stabilitas keamanan menjadi modal besar untuk menjaring investor," kata Benny.(ICH/Bambang Ronggo dan Winanto)