Dani Alves Bebas dari Tuduhan Pemerkosaan: Kisah Naik-Turun Legenda Sepak Bola Brasil

Dani Alves, legenda sepak bola Brasil, akhirnya dibebaskan dari tuduhan pemerkosaan setelah putusan kontroversial yang membalikkan vonis sebelumnya. Simak kisah lengkapnya!

oleh Harley IkhsanDiperbarui 28 Maret 2025, 21:21 WIB
Dani Alves saat membela Barcelona. (LLUIS GENE / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pemain sepak bola legendaris asal Brasil, Dani Alves, kembali menjadi sorotan setelah Pengadilan Tinggi Catalan, Spanyol, membatalkan vonis empat setengah tahun penjara yang dijatuhkan kepadanya atas tuduhan pemerkosaan.

Keputusan ini diambil pada 28 Maret 2025, setelah sebelumnya ia dinyatakan bersalah pada Februari 2024. Kasus ini bermula dari laporan seorang perempuan yang menuduh Alves melakukan pelecehan seksual di sebuah kelab malam di Barcelona pada 31 Desember 2022. Bagaimana proses hukum ini bergulir dan apa yang menyebabkan putusan akhir ini begitu kontroversial?

Setelah menjalani proses persidangan yang panjang dan penuh liku, Dani Alves akhirnya menghirup udara kebebasan. Putusan Pengadilan Tinggi Catalan yang membatalkan vonis sebelumnya mengejutkan banyak pihak, terutama mengingat hukuman awal yang cukup berat.

Bebasnya Dani Alves ini didasari pada pertimbangan kurangnya kredibilitas kesaksian korban dan ketidakkonsistenan dalam putusan sebelumnya. Namun, pembebasan ini tidak tanpa syarat; Alves diwajibkan membayar uang jaminan dan mematuhi sejumlah ketentuan lainnya, termasuk larangan meninggalkan Spanyol.

Karier gemilang Dani Alves sebagai bek kanan tak perlu diragukan lagi. Ia telah meraih 43 trofi sepanjang kariernya, termasuk dua Liga Europa dan Copa del Rey bersama Sevilla, serta berbagai gelar bergengsi bersama Barcelona.

Ia juga pernah bermain di Piala Dunia FIFA 2022 di usia 39 tahun, menjadikannya pemain tertua yang membela Brasil di ajang tersebut. Namun, puncak kariernya di lapangan hijau ini berbanding terbalik dengan kontroversi yang menimpanya di luar lapangan.


Dari Treble Winner Hingga Balik Jeruji: Perjalanan Karier Dani Alves

Dani Alves - Kondisi Barcelona yang sedang terpuruk membuat bek tangguh asal Brasil ini terpanggil hatinya untuk kembali ke Camp Nou. Pemain yang berstatus sebagai pesepak bola tersukses dengan koleksi 45 gelar ini dikabarkan hanya menerima upah 1 euro atau Rp 16 ribu per pekan. (AFP/Pau Barrena)

Dani Alves dikenal luas sebagai salah satu bek kanan terbaik sepanjang masa. Prestasinya bersama Barcelona, khususnya saat meraih treble winner pada musim 2008/2009, menjadi catatan emas dalam sejarah klub Catalan tersebut. Ia juga merupakan rekan setia Lionel Messi selama periode keemasan Barcelona. Total 23 gelar juara berhasil ia raih bersama Blaugrana, sebuah bukti nyata kontribusinya yang luar biasa bagi klub.

Tak hanya di level klub, Dani Alves juga menjadi pilar penting Timnas Brasil. Ia telah mencatatkan banyak penampilan dan meraih dua gelar Copa América. Dedikasi dan kemampuannya di lapangan hijau membuatnya menjadi salah satu pemain Brasil paling dihormati sepanjang masa. Namun, perjalanan kariernya yang cemerlang ini tercoreng oleh kasus hukum yang membawanya ke balik jeruji besi.

Lanjut Baca:

Setelah pensiun dari dunia sepak bola profesional, Dani Alves sempat bergabung dengan klub Meksiko, UNAM Pumas. Namun, kontraknya diputus setelah kasus hukumnya mencuat. Kasus ini tentu saja memberikan pukulan telak bagi reputasi dan kariernya yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya