Apakah Baju Baru Perlu Dicuci Sebelum Dipakai? Begini Penjelasannya

Lebaran identik dengan baju baru. Banyak pertanyaan muncul, apakah baju baru perlu dicuci terlebih dahulu sebelum dipakai?

oleh Tim RegionalDiterbitkan 24 Maret 2025, 08:20 WIB
Calon pembeli memilih baju di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (23/4/2022). Menjelang Lebaran, Pasar Tanah Abang dipadati pengunjung yang memburu busana atau pakaian muslim untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah Anda berpikir untuk langsung mengenakan baju baru tanpa mencucinya? Meskipun terlihat bersih dan baru, mencuci baju baru sebelum memakainya ternyata sangat penting untuk kesehatan dan kenyamanan Anda. Artikel ini akan menjelaskan mengapa mencuci baju baru itu penting dan bagaimana cara melakukannya dengan benar.

Jawaban singkatnya adalah ya, baju baru sebaiknya selalu dicuci sebelum dipakai. Baju yang baru dibeli, meskipun tampak bersih, bisa saja mengandung bakteri, sisa bahan kimia berbahaya dari proses produksi, debu, dan kotoran yang menempel selama proses pengiriman. Hal ini dapat menyebabkan iritasi kulit, alergi, bahkan infeksi bagi sebagian orang. Oleh karena itu, mencuci baju baru merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan.

Banyak orang mungkin bertanya-tanya, "Mengapa repot-repot mencuci baju baru jika terlihat bersih?" Jawabannya terletak pada proses produksi pakaian itu sendiri. Dari pabrik hingga sampai ke toko, baju baru mungkin terpapar berbagai kontaminan yang tidak terlihat mata telanjang. Selain itu, beberapa bahan kimia yang digunakan dalam proses produksi dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit sensitif.

Mengapa Mencuci Baju Baru Penting?

Ada beberapa alasan kuat mengapa Anda harus mencuci baju baru sebelum memakainya. Berikut beberapa di antaranya:

  • Bakteri dan Mikroorganisme: Baju baru, terutama yang telah dicoba oleh orang lain di toko, dapat mengandung bakteri dan mikroorganisme. Proses mencuci akan membunuh bakteri-bakteri ini, mencegah infeksi kulit dan penyakit. Penelitian bahkan menunjukkan adanya bakteri pada baju baru setelah inkubasi 24 jam.
  • Bahan Kimia Berbahaya: Proses pembuatan pakaian sering melibatkan penggunaan bahan kimia seperti pewarna azo-anilin, urea-formaldehida, dan zat kimia lainnya. Bahan-bahan ini dapat menyebabkan iritasi kulit, alergi, dan reaksi kulit yang parah, terutama pada individu dengan kulit sensitif atau anak-anak. Mencuci baju akan mengurangi atau menghilangkan residu bahan kimia tersebut.
  • Bau Tidak Sedap: Baju baru seringkali memiliki bau yang khas dan kurang sedap. Mencuci baju akan menghilangkan bau tersebut dan membuat pakaian lebih nyaman dikenakan.
  • Kotoran dan Debu: Selama proses produksi, penyimpanan, dan pengiriman, baju baru dapat terpapar debu, kotoran, dan partikel lainnya. Mencuci akan membersihkan baju dari kotoran-kotoran tersebut.

Cara Mencuci Baju Baru yang Benar

Sebelum mencuci baju baru, perhatikan label perawatan pakaian untuk mengetahui petunjuk pencucian yang tepat. Beberapa jenis kain mungkin memerlukan perawatan khusus, seperti dry cleaning. Untuk baju yang dapat dicuci dengan mesin cuci, gunakan deterjen yang sesuai dengan jenis kain dan ikuti petunjuk pada kemasan deterjen. Pisahkan baju baru dengan pakaian lain untuk mencegah lunturan warna.

Untuk hasil terbaik, balik baju sebelum dicuci. Hal ini membantu melindungi warna dan tekstur kain. Setelah dicuci, bilas hingga bersih dan keringkan sesuai petunjuk pada label. Hindari menjemur baju di bawah sinar matahari langsung untuk mencegah warna pudar.

Jangan gunakan pemutih berlebihan, karena dapat merusak serat kain dan menyebabkan warna baju menjadi kusam. Jika Anda memiliki kulit sensitif, pertimbangkan untuk menggunakan deterjen khusus untuk kulit sensitif.

Mencuci baju baru sebelum memakainya mungkin tampak seperti langkah tambahan yang merepotkan, tetapi ini merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan Anda. Dengan mencuci baju baru, Anda dapat meminimalisir risiko iritasi kulit, alergi, dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri, bahan kimia, dan kontaminan lainnya. Selalu perhatikan label perawatan pakaian untuk hasil terbaik dan kenakan pakaian Anda dengan nyaman dan percaya diri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya