Liputan6.com, Jakarta - Pendakwah ternama di Indonesia, Ustaz Dennis Lim yang terkenal dengan kajian inspiratifnya meluncurkan kampanye bertema 'Sejuknya Berbagi'. Kampanye ini bertujuan memberikan kesejukan secara fisik maupun spiritual.
Dalam kampanye tersebut, Ustaz Dennis Lim berkolaborasi dengan Aqua Elektronik membagi-bagikan pendingin ruangan atau Air Conditioner (AC) untuk masjid-masjid yang membutuhkan.
Advertisement
"Berbagai aktivitas telah dirancang secara khusus yang mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menyebarkan kesejukan dan manfaat selama bulan suci (Ramadan) ini," ujar Dennis Lim dalam keterangan tertulis, Minggu (30/3/2025).
Dalam kolaborasi tersebut, setiap 500 kali video kajian dibagikan, Aqua Elektronik akan mendonasikan 1 unit AC kepada masjid-masjid yang membutuhkan. Semakin banyak video yang dibagikan, semakin luas kesejukan yang tersebar.
Sementara itu, Owner AC Business Aqua Elektronik Indonesia Meiriano Ullman menyebut, kampanye 'Sejuknya Berbagi' adalah bentuk komitmen untuk tidak hanya memberikan kenyamanan fisik melalui produk AC AQUA, tetapi juga menyebarkan kebaikan dan kesejukan hati di bulan Ramadan.
"Melalui kolaborasi dengan Ustaz Dennis Lim dan dukungan dari masyarakat, semoga program ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi kebaikan," papar Meirano.
Ciptakan Kesejukan Beribadah
Meirano menjelaskan, pemberian donasi AC untuk menciptakan kesejukan beribadah seiring banyaknya customer atau pelanggan yang membagikan video dimomen Ramadan.
"Kampanye ini telah membuahkan hasil nyata dengan pemberian donasi 2 unit kepada Masjid Jami’ Al-Jannati, yang berlokasi di Sawangan, Depok pada Sabtu 15 Maret 2025," jelas Meirano.
Pada kesempatan ini, selain memberikan 2 unit AC, Aqua Elektronik juga melakukan pembersihan atau perawatan gratis untuk seluruh unit AC yang sudah ada di masjid ini.
Pemerintah Tetapkan Lebaran 1 Syawal 1446 H pada Senin 31 Maret 2025
Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Hari Raya Idul Fitri 2025 atau 1 Syawal 1446 Hijriah di Indonesia jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.
Sidang isbat penentuan awal Syawal 1446 Hijriah yang dipimpin langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar pada Sabtu, 29 Maret 2025.
"Disepakati bahwa 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada hari Senin, tanggal 31 Maret 2025," kata Nasaruddin usai sidang isbat, Sabtu 29 Maret 2025.
Sebelumnya, penetapan Idul Fitri 2025 atau 1 Syawal 1446 H diperkirakan akan seragam jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025.
Muhammadiyah telah menetapkan tanggal tersebut lebih awal dengan menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, sementara NU dan pemerintah masih menunggu hasil pemantauan hilal yang akan diumumkan dalam sidang isbat.
Keseragaman penetapan ini menjadi perhatian karena selama beberapa tahun terakhir, sering terjadi perbedaan dalam penetapan di kalangan masyarakat.
Menurut Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, sidang isbat akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Maret 2025, dan akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Sidang tersebut dijadwalkan dimulai pada sore hari, tepatnya pukul 16.30 WIB, yang diawali dengan seminar mengenai posisi hilal, kemudian dilanjutkan dengan sidang isbat.
Sidang isbat penentuan 1 Syawal 1446 Hijriah akan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Maret 2025, bertempat di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Pusat Kemenag, Jakarta Pusat. Proses sidang dimulai sejak sore hari dengan beberapa tahapan yang telah disusun Kementerian Agama agar pelaksanaannya berjalan sistematis dan terkoordinasi dengan baik.
Rangkaian acara diawali pukul 16.30 WIB dengan seminar posisi hilal. Seminar ini merupakan diskusi teknis dengan para pakar astronomi dan ahli hisab yang memaparkan posisi hilal berdasarkan data hisab astronomi. Setelah itu, menjelang Magrib, peserta sidang melakukan buka puasa bersama dan shalat berjamaah.
Tahap inti sidang isbat dimulai pada pukul 18.30 WIB secara tertutup, dan akan ditutup dengan konferensi pers sekitar pukul 19.00 WIB oleh Menteri Agama. Pengumuman tersebut merupakan keputusan resmi pemerintah yang menjadi acuan umat Islam di Indonesia dalam menetapkan tanggal Idul Fitri tahun ini.