Liputan6.com, Jakarta Penyedia layanan cloud terintegrasi di Indonesia, PT Biznet Gio Nusantara (Biznet Gio Cloud), meluncurkan layanan GIO Enterprise Cloud yang dirancang khusus untuk mendukung efisiensi layanan digital bisnis, terutama di sisi infrastruktur cloud. Layanan ini menawarkan platform cloud dengan skalabilitas tinggi yang tetap mengedepankan optimasi biaya, fleksibilitas, dan kemudahan penggunaan.
Berdasarkan laporan Flexera 2024 State of the Cloud Report, sebanyak 84% responden dari kalangan bisnis berkembang dan korporasi mengaku mengalami kesulitan dalam mengelola anggaran cloud. Banyak di antaranya menghadapi masalah anggaran infrastruktur cloud yang tidak tepat sasaran atau bahkan belum dibutuhkan. Menjawab tantangan ini, GIO Enterprise Cloud hadir dengan solusi yang tidak hanya berfokus pada efisiensi biaya, tetapi juga menawarkan optimasi tingkat tinggi dari segi fleksibilitas dan kapabilitas layanannya.
Advertisement
Peluncuran layanan ini membawa sejumlah fitur unggulan yang mendukung fleksibilitas dalam pengelolaan infrastruktur cloud. Beberapa di antaranya meliputi otomasi pembuatan dan pengaturan mesin virtual, distribusi sumber daya yang lebih efisien, hingga kemampuan penskalaan sumber daya otomatis untuk menyesuaikan kebutuhan sistem digital yang berkembang.
CEO Biznet Gio, Dondy Bappedyanto, menyatakan bahwa peluncuran layanan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi cloud yang efisien bagi bisnis.
“Kami memiliki komitmen untuk memenuhi kebutuhan efisiensi bagi bisnis dengan meluncurkan solusi cloud berskalabilitas tinggi yang didukung langsung oleh tim IT profesional dan berpengalaman. GIO Enterprise Cloud juga dilengkapi dengan fitur optimasi dan otomasi yang terintegrasi. Kami ingin memberikan opsi tercepat bagi pengguna yang sudah menggunakan cloud maupun yang masih memiliki instalasi server on-premise, tanpa terbebani biaya tambahan yang tinggi ataupun ongkos bandwidth,” ujar Dondy.
Platform Manajemen Cloud Berbasis Open-Source
Layanan GIO Enterprise Cloud menggunakan platform manajemen cloud berbasis open-source yang telah disesuaikan dari segi arsitektur, keamanan, hingga antarmuka pengguna. Teknologi ini menghadirkan sejumlah fitur andalan yang dapat langsung dimanfaatkan pelanggan, seperti:
Simple Provisioning — Pembuatan dan pengaturan sumber daya untuk masing-masing mesin virtual secara mudah, terintegrasi, dan tanpa limitasi.Auto-Scaling — Peningkatan sumber daya mesin virtual secara otomatis saat beban kerja meningkat.Monitoring & Alarming — Pemantauan lengkap penggunaan sumber daya, lalu lintas data, dan jaringan yang dilengkapi notifikasi jika terjadi gangguan pada mesin virtual.Seluruh fitur ini didukung oleh infrastruktur cloud yang minim downtime serta platform manajemen cloud yang terintegrasi dan ramah pengguna.