Liputan6.com, Jakarta- Emil Audero Mulyadi, penjaga gawang yang kini membela Palermo, tengah menjadi sorotan setelah resmi dinaturalisasi untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia. Lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 18 Januari 1997, Emil memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Edy Mulyadi, dan Italia dari ibunya.
Proses naturalisasi ini menjadi menarik karena sebelumnya, ayahnya sempat menyatakan preferensi agar Emil membela Timnas Italia. Bagaimana perjalanan karier Emil hingga akhirnya dikaitkan dengan Timnas Indonesia?
Advertisement
Karier Emil Audero di dunia sepak bola dimulai sejak usia muda. Ia bergabung dengan akademi Juventus dan berhasil menembus tim utama pada tahun 2015. Meskipun menjadi kiper cadangan di bawah bayang-bayang Gianluigi Buffon, pengalaman berlatih dan bermain bersama legenda Italia tersebut memberikan dampak signifikan pada perkembangan kariernya. Emil belajar banyak tentang teknik penjaga gawang dan mentalitas juara dari Buffon. Setelah Juventus, Emil melanjutkan kariernya di beberapa klub Serie A, termasuk Inter Milan dan Sampdoria, serta kini membela Palermo.
Meskipun sempat ada penolakan dari ayahnya terkait membela Timnas Indonesia, Emil Audero kini di ambang kesempatan membela tanah air leluhurnya. Kehadirannya diprediksi akan memperkuat persaingan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia dan meningkatkan performa tim di kancah internasional. Namun, bagaimana performa Emil saat ini dan apakah ia akan menjadi solusi bagi Timnas Indonesia?
Karier Emil Audero: Dari Juventus Hingga Palermo
Perjalanan karier Emil Audero cukup gemilang. Ia mengawali kariernya di akademi Juventus, menunjukkan bakat sejak usia muda. Setelah promosi ke tim utama pada musim 2015/2016, Emil mendapatkan kesempatan bermain di beberapa klub, menambah pengalaman dan mengasah kemampuannya. Di Juventus, meskipun sebagai kiper cadangan, ia meraih beberapa gelar bergengsi, termasuk Serie A, Coppa Italia, dan Piala Super Italia. Pengalaman bermain di klub sebesar Juventus tentu menjadi bekal berharga bagi kariernya.
Setelah Juventus, Emil membela Sampdoria di Serie A, sebuah liga yang sangat kompetitif. Pengalaman di Serie A semakin mengasah kemampuan dan mental bertandingnya. Kemudian, ia sempat dipinjamkan ke Inter Milan, menunjukkan kepercayaan klub besar terhadap kemampuannya. Musim ini, Emil bermain untuk Como di Serie A, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Palermo di Serie B. Di Palermo, Emil telah menunjukkan penampilan yang cukup baik.