Mau Beli Emas? Ini Cara Bedakan yang Asli dan Palsu

Emas tidak hanya populer sebagai perhiasan, tapi juga dianggap sebagai pilihan investasi yang sangat menguntungkan. Apa pasal?

oleh Arthur GideonDiterbitkan 08 Maret 2025, 22:00 WIB
Ilustrasi harga emas dunia (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia turun pada perdagangan Jumat kemarin. Namun jika dilihat secara mingguan, harga emas membukukan kenaikan. Penguatan mingguan ini terjadi karena arus masuk permintaan akan safe haven.

Mengutip CNBC, Sabtu (8/3/2025), harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi USD 2.906,04 per ons pada pukul 01.46 siang (1846 GMT). Emas batangan telah naik sekitar 1,7% pekan minggu ini.

Sedangkan harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tak berubah pada perdagangan Sabtu, (8/3/2025) ini. Harga emas Antam dipatok Rp 1.690.000 per gram. Hal yang sama juga terjadi dengan harga emas Antam buyback pada perdagangan hari ini. Harga Emas Antam buyback tetap di Rp 1.539.000. 

Kenaikan harga emas dunia maupun emas Antam ini karena memang permintaan lebih tinggi dibanding dengan penawaran. Ini merupakan prinsip ekonomi dasar. Mengapa bisa demikian? 

Emas tidak hanya populer sebagai perhiasan, tapi juga dianggap sebagai pilihan investasi yang sangat menguntungkan. Apa pasal? Karena emas merupakan barang yang harganya memiliki kecenderungan naik serta jarang mengalami penurunan dalam jumlah yang signifikan.  

Karena popularitasnya yang kian meninggi, banyak orang mulai beralih investasi ke emas.

 Bicara soal investasi emang, ada baiknya mengetahui dulu mengenai ciri-ciri emas. Jangan sampai ketika kamu ingin investasi emas tetapi justru tertipu mendapat emas palsu. 

Nah, agar paham cara membedakan emas asli dan emas palsu, simak penjelasan di bawah ini seperti dikutip dari laman PT Agincourt Resources Sabtu (8/3/2025):

1. Adanya Cap

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Secara tampilan fisik, mudah saja untuk menentukan mana yang asli dan palsu, yaitu ada atau tidaknya cap pada benda tersebut.

Apabila terdapat cap sah maka dapat dinyatakan 100% benda berharga berkilauan tersebut memang benar keasliannya.

 

 

2. Tidak Keras, tapi Lunak

Ilustrasi harga emas hari ini (dok: Foto AI)

Pembuktian satu ini memang terkesan ekstrem, namun sebuah emas 99 asli setelah digigit akan membentuk bekas gigitan. Melalui metode kuno ini sebenarnya ditemukan bukti bahwa semakin tinggi kadarnya maka semakin lunak permukaan perhiasan tersebut.

Jadi, asumsi bahwa perhiasan asli itu keras sama sekali salah sebab yang keras justru menunjukkan imitasi atau barang palsu.

 

3. Tidak Tertarik Magnet

Ilustrasi harga emas dunia (Foto By AI)

Apabila tidak mau mengambil risiko dengan menggigit, maka kamu dapat memanfaatkan magnet. Emas yang asli tidak akan tertarik meskipun magnet diarahkan ke perhiasan tersebut. Berbeda dengan barang palsu yang otomatis tertarik ketika benda didekatkan oleh magnet.

Namun, pembuktian nomor tiga harus dipertimbangkan kembali jika ingin dilakukan zaman sekarang.

Sebabnya, sudah banyak produk non-magnetis yang sebenarnya sama sekali bukan berasal dari material logam asli sehingga dapat mengecoh pembuktian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya