Para pendukung Yoon Suk Yeol melambaikan bendera Korea Selatan dan Amerika Serikat dalam sebuah unjuk rasa di dekat kediaman presiden di Seoul pada tanggal 8 Maret 2025, setelah iring-iringan mobil yang membawa Yoon tiba di kediaman tersebut. (Jung Yeon-je/AFP)
Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, dibebaskan dari tahanan pada tanggal 8 Maret 2025. (Jung Yeon-je/AFP)
Pembebasan Yoon Suk Yeol dilakukan setelah pengadilan membatalkan penahanannya karena alasan prosedural. (Jung Yeon-je/AFP)
Meski dibebaskan, Yoon Suk Yeol tetap ditangguhkan dari tugas-tugasnya. (Jung Yeon-je/AFP)
Persidangan pidana dan pemakzulan Yoon Suk Yeol pun terus berlanjut menyusul pemberlakuan darurat militer yang singkat pada 3 Desember 2024. (Jung Yeon-je/AFP)
Terkait pemakzulan Yoon Suk Yeol, Mahkamah Konstitusi Korea Selatan diperkirakan akan memutuskan dalam beberapa hari ke depan apakah akan memulihkan perannya atau memberhentikannya. (Jung Yeon-je/AFP)