Rian D'Masiv Kenang Perjuangan Grupnya, Ngamen di Bus Demi Bisa Latihan dan Sewa Studio

Rian D'Masiv bercerita para personel D'Masiv rela mengamen di bus kota demi bisa mengikuti kompetisi.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 06 Maret 2025, 20:00 WIB
Rian terlihat ikut bersama para penonton yang ingin menyaksikan idolanya tampil. Pemilik nama lengkap Ryan Ekky Pradipta itu menyukai sejak musisi tersebut tergabung bersama sang kakak, Noel Gallagher di Oasis. (Deki Prayoga/Bintang.com)

Liputan6.com, Jakarta Rian Ekky Pradipta vokalis D’Masiv alias Rian D'Masiv, mengenang perjalanan awal bandnya yang penuh perjuangan. Sebelum menjadi salah satu band ternama di Indonesia, mereka harus berjuang keras, termasuk mencari uang sendiri untuk latihan band.

Demi bisa mengikuti kompetisi, para personel D'Masiv rela mengamen di bus kota. Hal itu dilakukan karena Rian Cs tidak ingin merepotkan orang tua dengan hanya menadahkan tangan dan meminta uang.

"Kita selalu tuh pengen ikut kompetisi, jadi kita dulu cari uangnya itu cari dari... Kalau ngamen di 69 dulu. Kalau dulu masih ada Metromini untuk latihan band, kita enggak mau repotin orang tua," ujar Rian di Kawasan Ciledug, Jakarta, Senin (3/3/2024).

"Kalau terkumpul Rp 40 ribu kita langsung latihan. Kalau latihan itu untuk apa, kita itu band competition. Band competition itu biasanya seminggu sekali," Rian menambahkan.

 


Sumber Penghasilan Saat Itu

Pulang Umrah, Personil D'Masiv Ketagihan Salat Berjamaah (Nurwahyunan/Bintang.com)

Menurut Rian, kompetisi menjadi sumber penghasilan mereka saat itu. Karenanya, D'Masiv berlatih dengan cukup keras, demi dapat memenangkan kompetisi yang diikuti.

"Itu juaranya minimal Rp1 juta, juara satu maksimal Rp5 juta. Jadi kita untuk memantapkan acara itu ikut band competition. Karena makanya, kita latihannya Senin sampai hari Jumat, latihan setiap hari, latihan studionya Senin dan Jumat," ungkapnya.

 


Harus Pintar-pintar Mengatur Pengeluaran

(Nurwahyunan/Bintang.com)

Menurut Rian, mereka harus pintar-pintar mengatur pengeluaran, termasuk dalam hal latihan musik. Demi efisiensi, biasanya mereka berlatih di rumah dengan memboyong semua alat musik yang dimiliki.

"Sisanya Selasa, Rabu, sama Kamis latihan di rumah, tapi kita pake gitar bolong. Karena kita menghemat uang juga karena kita nggak mau tergantung sama orang tua," jelas Rian.

 


Cukup Panjang dan Tak Habis Diceritakan

Rian menambahkan, perjalanan D'Masiv cukup panjang dan tak habis diceritakan. Dalam kesempatan sama, Rian mengucapkan terima kasih kepada Trans Jakarta, yang mempercayakan D'Masiv menjadi salah satu nama haltenya.

"Jadi mau cerita zaman dulu nggak akan habis, sebulan juga gak akan habis. Sekali lagi terima kasih untuk Trans Jakarta untuk para komisaris, untuk para Direksi, terima kasih banyak sudah percaya dengan D'Masiv, dan kita percaya amanah ini," ucap Rian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya