Manchester United Lirik Pelatih Buangan Arsenal untuk Gantikan Amorim

Manchester United tak menutup kemungkinan mengganti Amorim akhir musim nanti jika prestasi tim terus terpuruk.

oleh ThomasDiterbitkan 02 Maret 2025, 20:00 WIB
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (c) AP Photo/Dave Thompson

Liputan6.com, Jakarta- Posisi Ruben Amorim sebagai manajer Manchester United tak aman meski belum genap satu tahun bekerja di Old Trafford. Pria Portugal itu bisa dipecat bila prestasi klub tak kunjung membaik.

Amorim mulai menukangi MU pada November 2024 lalu. Dia didaulat menggantikan Erik ten Hag yang dipecat. Sayangnya pelatih 40 tahun itu belum bisa membangkitkan MU. Setan Merah masih terpuruk di urutan 14 klasemen Liga Inggris.

Kursi Amorim pun mulai digoyang. Manajemen MU dikabarkan akan membuat keputusan mempertahankan atau memecat Amorim akhir musim nanti berdasarkan hasil akhir yang didapat Bruno Fernandes dan kawan-kawan.

Bersama Amorim, MU cuma meraih 10 kemenangan, empat kali imbang dan sembilan kekalahan dari 23 laga yang dijalani di berbagai ajang.

Jika MU tak kebagian satu gelar juara pun dan tidak lolos ke Liga Champions musim depan maka eks pelatih Sporting CP itu bakal dipecat. Peluang Amorim meraih gelar kini tinggal di Piala FA dan Liga Europa.

MU harus membayar pesangon 12 juta poundsterling kepada Amorim bila dipecat akhir musim nanti. Kontrak Amorim bersama The Red Devils masih berlaku sampai Juni 2027.


Manchester United Kesengsem Emery

Pelatih Aston Villa, Unai Emery memberi instruksi kepada pemainnya saat menghadapi Arsenal pada laga pekan ke-33 Premier League 2023/2024 di Emirates Stadium, London, Minggu (14/4/2024). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Calon pengganti Amorim sudah disiapkan manajemen MU. Menurut laporan Fichajes pada awal Maret 2025 ini, MU kini mempertimbangkan Unai Emery sebagai pengganti Amorim. Emery saat ini meraih kesuksesan bersama Aston Villa.

Tangan dingin Emery membuat Villa bisa berada di urutan empat Liga Inggris musim lalu. Villa juga lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Musim ini, Villa berada di urutan 10 dan cuma terpaut lima poin dari peringkat empat Manchester City.

Yang menarik, Emery sendiri merupakan mantan pelatih rival MU di Liga Inggris, Arsenal. Saat itu Emery tidak terlalu sukses sehingga cuma bertahan selama setahun saja di klub asal London tersebut.


Rekam Jejak Unai Emery

Unai Emery, pelatih sepak bola asal Spanyol, telah menciptakan rekor luar biasa dalam sejarah Liga Europa. Ia berhasil memenangkan kompetisi bergengsi ini sebanyak empat kali, sebuah prestasi yang belum pernah dicapai oleh pelatih manapun sebelumnya. Kemenangan-kemenangan tersebut diraihnya dalam kurun waktu yang cukup panjang, membentang dari tahun 2014 hingga 2021, membuktikan konsistensi dan strategi taktiknya yang brilian.

Lanjut Baca:

Tiga dari empat gelar Liga Europa tersebut diraih Emery bersama Sevilla, klub asal Andalusia, Spanyol. Keberhasilannya ini diraih secara beruntun, dimulai pada musim 2013/2014, kemudian 2014/2015, dan terakhir pada musim 2015/2016. Dominasi Sevilla di Liga Europa kala itu tak lepas dari tangan dingin Emery dalam meramu strategi dan membina para pemainnya. Keberhasilan ini langsung mengukuhkan namanya sebagai pelatih top di Eropa. Setelah meninggalkan Sevilla, Emery sempat menukangi beberapa klub besar Eropa lainnya, termasuk Arsenal dan Aston Villa. Namun, ambisinya untuk kembali meraih gelar Liga Europa tetap membara. Pada akhirnya, kesempatan itu datang saat ia melatih Villarreal CF pada musim 2020/2021. Di final, Emery kembali menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan Manchester United dan mengangkat trofi Liga Europa untuk keempat kalinya. Prestasi ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai 'Raja Liga Europa'.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya