Liputan6.com, Jakarta Vidio Original Series berjudul Bad Guys akan tayang pada minggu ini. Series yang dibintangi oleh Randy Pangalila ini, mengaku belum pernah mendapatkan peran sebagai penjahat tangkap penjahat. Dalam Bad Guys kali ini, terdapat beberapa perbedaan dengan yang aslinya.
Saat ditawari untuk bermain dalam series tersebut, Randy Pangalila mengaku sedang mempersiapkan Beyond 3 dan sedang menjalani diet ketat. “Aku dikasih nonton juga sama BASE, setelah aku nonton versi Koreanya, menurut aku ini keren banget karena ada chrime, thriller, dan action,” kata Randy Pangalila saat diwawancara oleh Liputan6.com saat acara Vidio Penasaran 2025 di The Dome Senayan Park, Kamis (6/2/25).
Advertisement
Pada versi original dari Korea, Haidar diperankan oleh Jo Dong Hyuk, seorang pembunuh bayaran yang secara misterius tiba-tiba pensiun. Perbedaannya dengan versi Indonesia, peran pembunuh hanya Anton (Dwi Sasono), sementara Haidar adalah seorang penipu, yang pintar menyamar, dan bisa mengubah suara secara tiba-tiba.
Randy Pangalila menyampaikan, bahwa pada karakter Anton, Haidar, dan Elias (Omara Esteghlal) agak berbeda tapi benang merahnya tetap sama. Walaupun unsur kriminalnya berbeda, yang dibutuhkan adalah muscle dari Anton, kecerdikannya Haidar dan pola pikir kecerdasannya Elias.
"Yang paling aku suka adalah polisi ingin menangkap penjahat dengan bantuan dari penjahat, dan itu tidak berubah dari originalnya,” ucap Randy Pangalila menambahkan pada saat Press Conference Series Bad Guys di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/25).
Karakter Haidar Berbeda dengan Versi Aslinya
Randy Pangalila yang berperan sebagai Haidar juga mengaku dari awal memang sudah tertarik sejak membaca script dari Bad Guys. Randy juga sudah menonton Bad Guys sebelumnya, sesuai arahan BASE Entertainment.
Bagi Randy, tantangan menjadi Haidar adalah harus datang pagi ke lokasi syuting karena menggunakan banyak efek.
“Selama menjadi Haidar ada tantangan tersendiri selama menjalaninya, biasanya calling-nya paling pagi, karena banyak banget efeknya. Di stage tertentu kadang aku pake kumis, brewokan ataupun jenggot, pokoknya kadang-kadang dia selalu gonta-ganti dan paling banyak luka-luka,” ujar Randy.