Seorang pria Palestina berjalan di depan tenda-tenda yang didirikan di tengah kehancuran di Beit Hanoun, Jalur Gaza utara pada 12 Februari 2025. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, penduduk Beit Hanoun kembali ke kampung halaman mereka. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Beit Hanoun, yang terletak di ujung utara Jalur Gaza, berbatasan langsung dengan wilayah pendudukan Israel. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Setelah agresi Israel di Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023, kota Beit Hanoun mengalami kehancuran total. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Beit Hanoun merupakan salah satu daerah pertama yang warganya dipaksa mengungsi. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Saat ini, mereka mendirikan tenda di tanah terbuka dengan dikelilingi gedung-gedung yang hancur. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Kondisi di Beit Hanoun saat ini masih jauh dari layak bagi warga yang kembali. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Warga harus menghadapi kurangnya kebutuhan dasar seperti air bersih, makanan, dan tempat tinggal. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Warga terpaksa tinggal di sekolah-sekolah atau mendirikan tenda di jalanan. Kehilangan segalanya akibat agresi Israel yang berlangsung selama lebih dari 15 bulan, semakin memperburuk kondisi kehidupan warga. (Omar AL-QATTAA/AFP)