Liputan6.com, Jakarta Manchester United tak banyak melakukan perubahan pada skuad di bursa transfer Januari 2025, meski Setan Merah kacau balau sepanjang paruh pertama musim 2024/2025.
Setelah sempat mencatatkan start terburuk Premier League di bawah asuhan Erik ten Hag, MU belum menunjukkan perubahan signifikan ketika ditukangi Ruben Amorim yang datang sebagai pengganti pada November 2024 silam.
Advertisement
Bruno Fernandes dan kawan-kawan saat ini terlempar ke peringkat 13 klasemen sementara dengan perolehan hanya 29 poin dari 24 pertandingan. Mereka bisa saja terperosok ke zona degradasi jika tak segera bangkit, mengingat MU cuma berselisih 12 angka dari Leicester City yang menghuni area merah.
Sejumlah laporan mengindikasikan kedatangan striker baru bakal jadi fokus perhatian Manchester United begitu bursa transfer musim panas 2025 dibuka. Amorim sejatinya sudah ingin mendatangkan amunisi tambahan bagi lini depan sejak bursa transfer Januari, terutama pasca kepergian Marcus Rashford ke Aston Villa.
Akan tetapi, minimnya biaya dan sempitnya sisa waktu dari penyelesaian transfer Rashford hingga deadline day membuat MU gagal mendatangkan pengganti. Hal itu diklaim membuat Ruben Amorim sempat jengkel sekaligus kecewa dengan petinggi klub.
Terlepas dari situasi itu, ada peluang Manchester United bakal menebus kegagalan menambal lini serang lewat jendela transfer musim panas 2025. Terdapat setidaknya 3 striker yang dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford pertengahan tahun ini. Simak ulasan lengkapnya pada halaman berikut.
1. Jean-Philippe Mateta (Crystal Palace)
Jean-Philippe Mateta baru-baru ini dikabarkan masuk dalam radar incaran Manchester United untuk menambal lini serang pada bursa transfer musim panas 2025.
Pesepak bola asal Prancis tampil cukup gemilang dengan mencetak 10 gol dalam 22 pertandingan Liga Inggris bersama Crystal Palace sejauh musim ini.
Dia dipandang sebagai target potensial buat MU, dengan legenda Arsenal Paul Merson juga menilai Setan Merah harus segera berupaya medatangkan Mateta guna menjadi solusi bagi problem lini depan.
"Mereka (MU) butuh pemain depan yang besar dan kuat, serta sedang berada di puncak permainannya. Dia (Mateta) mampu memimpin lini depan, dia tangguh, dia sanggup mencetak gol," ucap Paul Merson.