Kebakaran Maut di Biatan Ilir, Balita Tewas Terjebak di Dalam Pondok

Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Korpri Jaya, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, pada Selasa (4/2/2025) malam.

oleh M Syaifuddin ZuhrieDiperbarui 27 Juli 2025, 22:34 WIB
Balita tewas dalam kebakaran di Berau. (Foto: Dok Polres Berau/M Syaifuddin Z)

Liputan6.com, Berau - Suasana damai Minggu sore di Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, mendadak berubah menjadi jeritan pilu dan kepanikan. Sebuah pondok sederhana dilalap api, dan di dalamnya, seorang bocah laki-laki berusia 2 tahun tewas dalam kebakaran yang tak menyisakan harapan.

Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 15.30 Wita, Minggu. Api melahap pondok dengan ganas, dan sang bocah tak sempat diselamatkan. Tubuh mungilnya ditemukan dalam kondisi hangus terbakar, menyatu dengan puing-puing tempat ia tinggal.

"Benar, usia korban 2 tahun dengan jenis kelami laki-laki," kata Kasi Humas Polres Berau, AKP Ngatijan, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Dia menjelaskan, saat kejadian korban yang diduga sedang tertidur, tidak dapat terselamatkan karena api yang membakar pondok sudah menyebar ke seluruh ruangan.

"Korban ikut terbakar bersama pondok tempatnya tinggal," katanya.

Penyebab Kebakaran

Dia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang dihimpun petugas di lapangan. Api bermula menyala di bagian belakang pondok. Salah seorang saksi berinisial A yang melihat nyala api saat melintas di depan pondok, langsung masuk ke dalam pondok untuk membangunkan penghuni pondok yang saat itu tertidur.

Saat saksi hendak menolong korban, api yang begitu cepat menyebar menahan langkahnya. Merasa sudah tidak punya cara, dirinya kemudian meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkannya ke pemadam kebakaran dan aparat kepolisian.

"Korban kemudian dievakuasi setelah api padam," jelasnya.

Dari penyelidikan sementara, kebakaran tersebut disebabkan arus pendek listrik yang memicu nyala api.

"Dugaan sementara korsleting listrik. Perkiraan kerugian Rp200 juta," kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya