Diringkus, Sepuluh Pembunuh &quotDukun Santet"

Polisi membekuk sepuluh tersangka pembunuh seorang warga Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur, yang diduga sebagai dukun santet. Korban dituduh menyantet anggota keluarga seorang tersangka.

oleh Liputan6Diterbitkan 23 Juli 2003, 08:01 WIB
Liputan6.com, Malang: Pembunuhan terhadap orang yang dicurigai sebagai dukun santet memang kerap terjadi di Tanah Air. Baru-baru ini, Kepolisian Sektor Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, meringkus sepuluh orang. Mereka diduga membunuh Sriamun, warga Sumbermanjing. Masing-masing bernama Yanto, Wasis, Slamet, Wiyadi, Marsih, Tumin, Mulyono, Arifin, Sumini, dan Tiarni. Dalam pemeriksaan terungkap, Sriamun dihabisi lantaran dicurigai berprofesi sebagai dukun santet.

Kasus ini terungkap setelah polisi mendalami motif pembunuhan yang terjadi pada 16 Juli silam. Termasuk pengakuan dari istri korban. Berbekal informasi baru itulah, polisi kemudian menangkap Wasis dan Anto di kediaman mereka. Bahkan, polisi terpaksa menembak kaki Wasis karena mencoba kabur saat akan dibekuk.

Di hadapan polisi, Wasis mengaku hanya disuruh oleh keluarga tersangka Yanto. Dari pengakuan ini, polisi akhirnya menangkap delapan tersangka lainnya. Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga pembantaian itu dilatarbelakangi masalah dendam. Mereka menuduh Sriamun menyantet Jaswadi, anggota keluarga seorang tersangka. Apalagi, Jaswadi meninggal dunia tak lama setelah korban menjenguknya.

Pertengahan Februari tahun silam, Kepolisian Resor Ciamis, Jawa Barat, juga menangkap 20 orang. Mereka diduga terlibat kasus pembunuhan terhadap seorang kakek yang dicurigai sebagai dukun santet pada tiga tahun silam [baca: Puluhan Pembunuh Dukun Santet Diringkus].(ANS/Eko Saktia)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya