Jaga Inflasi, Bank Indonesia Komitmen Perkuat Efektivitas Kebijakan Moneter

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 21 Januari 2025, 18:15 WIB
Jaga Inflasi, Bank Indonesia Komitmen Perkuat Efektivitas Kebijakan Moneter.
Guna menjaga inflasi pada 2025 dan 2026 terkendali dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen, dengan tetap mendukung upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk memperkuat efektivitas kebijakan moneter. Bank Indonesia meyakini inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) juga akan tetap terkendali. Kebijakan pemerintah menahan PPN 11% pada 2025 ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat yang diperkirakan akan membuat realisasi inflasi tahun ini lebih rendah dibandingkan 2024 lalu.
Warga berbelanja bahan kebutuhan pangan di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (21/1/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk memperkuat efektivitas kebijakan moneter. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Perkuatan efektivitas kebijakan moneter untuk guna menjaga inflasi pada 2025 dan 2026 terkendali dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen, dengan tetap mendukung upaya mendorong pertumbuhan ekonomi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Bank Indonesia meyakini inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) juga akan tetap terkendali. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Kebijakan pemerintah menahan PPN 11% pada 2025 ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat yang diperkirakan akan membuat realisasi inflasi tahun ini lebih rendah dibandingkan 2024 lalu. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Jelang perayaan tahun baru Imlek, sejumlah harga pangan di pasaran terpantau masih tinggi, seperti cabai rawit merah Rp 60.000/kg, cabai keriting Rp 40.000/kg dan bawang merah Rp 42.000/kg. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Di sisi lain, pemerintah diminta untuk tetap memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok (sembako), terutama jelang perayaan hari besar keagamaan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya