Final Series Scandal 3 Penuh Aksi Menegangkan dan Konflik Emosional, Al Ghazali dan Zsazsa Utari dalam Dunia Prostitusi

Series Scandal 3: The Final and Sexiest yang disutradarai oleh Dom Dharma dan diproduseri oleh Andre Awe ini sudah tayang di Vidio sejak 9 Januari 2025.

oleh Dicky FadillahDiterbitkan 12 Januari 2025, 07:00 WIB
Gala Premier Vidio Original Series Scandal 3 pada Jumat, (10/1/2025), di Midaz Golf Senayan, Jakarta. (Foto: Dicky Fadillah)

Liputan6.com, Jakarta Setelah sukses besar dengan musim sebelumnya yang sudah ditonton lebih dari 24 juta kali, Vidio bersama Sky Films dengan bangga mempersembahkan musim ketiga dan terakhir dari Vidio Original Series Scandal 3. Dijuluki sebagai "The Final & Sexiest', musim penutup ini menjanjikan alur cerita yang lebih mendebarkan dan emosional.

Mengangkat genre drama crime, series ini akan memberikan pengalaman yang penuh dengan ketegangan karena dengan adegan yang menantang.

Series Scandal 3: The Final and Sexiest yang disutradarai oleh Dom Dharma dan diproduseri oleh Andre Awe ini sudah tayang sejak 9 Januari 2025.

Zsa Zsa Utari dan Al Ghazali dipasang sebagai pemeran utama dalam cerita. Series ini masih dibintangi Ibnu Jamil dan beberapa pemain lainnya seperti Poppy Sovia, Rukman Rosadi, Ovan Rizki, Indah Kalalo, dan Nugie. Series Scandal 3 menghadirkan aksi menegangkan dan konflik emosional yang mengguncang.

Scandal 3 berkisah tentang Nadya (Zsazsa Utari), seorang polisi muda yang memiliki kemampuan khusus dalam membaca gerak bibir. Untuk membersihkan namanya dari tuduhan penyuapan, ia terpaksa menjadi rahasia dan ditugaskan untuk menyusup ke dalam jaringan prostitusi kelas atas yang dipimpin oleh muncikari licik bernama Prince (Ibnu Jamil).

Misi ini juga menjadi kesempatan bagi Nadya untuk membuktikan kemampuan dirinya kepada ayahnya, dengan harapan dapat memperbaiki hubungan mereka yang selama ini renggang.


Eksplorasi Tema yang Sensitif

Para Pemain Series Scandal 3 di Gala Premier pada Jumat, (10/1/2025), di Midaz Golf Senayan, Jakarta. (Foto: Dicky Fadillah)

Tidak bisa dipungkiri bahwa series Scandal yang lekat dengan dunia hiburan malam menjadi tema yang sensitif dan penuh tantangan. Termasuk beberapa adegan panas yang cukup menantang bagi para pemainnya. Terkadang mereka harus improvisasi supaya hasilnya sesuai harapan.

Al menyampaikan, "Aku go with the flow aja untuk adegan-adegan yang seperti itu. Aku dan Zsazsa juga sudah sama-sama paham kalau ini bagian dari proses syuting, jadi kita jalani saja secara profesional. Biasanya buat membangun chemistry, saat take kita juga dibantu dengan dengerin lagu-lagu yang sesuai sama vibe adegannya," ujar Al Ghazali.

Lanjut Baca:

Sonya Samtani selaku producer dari Sky Films menyampaikan, "Tantangan terbesar dalam penggarapan Scandal ini ada pada eksplorasi tema yang cukup sensitif. Prostitusi, penyalahgunaan kekuasaan, hingga dilema moral karakter harus dihadirkan dengan hati-hati agar tidak jatuh ke dalam glorifikasi atau justru terlalu didramatisasi. Tapi, berkat kerja keras seluruh tim dan kolaborasi yang solid, semua tantangan ini berhasil kami lewati," jelas Sonya Samtani.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya