Sebuah penelitian yang dipaparkan dalam American Sociological Association mengungkap, pernikahan menyebabkan wanita doyan mabuk atau mengonsumsi lebih banyak alkohol, dibandingkan dengan teman-temannya yang tidak menikah atau bercerai.
Di sisi lain, pria menikah cenderung tidak banyak mengonsumsi alkohol setelah mendapatkan pasangan dibanding yang masih lajang.
"Wanita biasanya meningkatkan konsumsinya untuk bersaing dengan kawannya, sementara pria menguranginya," seperti dikutip Mid-day, Rabu (15/5/2013)
Setelah bercerai, pria jauh lebih mungkin menjadi peminum jika dibandingkan dengan wanita.
"Sementara pasangan akan membuka satu botol atau dua secara bersama-sama untuk berbagi, harus diingat bahwa wanita memiliki lebih sedikit toleransi terhadap alkohol daripada pria," kata seorang yang bergerak di bidang kepedulian alkohol, Emily Robinson.
(Adt/Abd/*)
Di sisi lain, pria menikah cenderung tidak banyak mengonsumsi alkohol setelah mendapatkan pasangan dibanding yang masih lajang.
"Wanita biasanya meningkatkan konsumsinya untuk bersaing dengan kawannya, sementara pria menguranginya," seperti dikutip Mid-day, Rabu (15/5/2013)
Setelah bercerai, pria jauh lebih mungkin menjadi peminum jika dibandingkan dengan wanita.
"Sementara pasangan akan membuka satu botol atau dua secara bersama-sama untuk berbagi, harus diingat bahwa wanita memiliki lebih sedikit toleransi terhadap alkohol daripada pria," kata seorang yang bergerak di bidang kepedulian alkohol, Emily Robinson.
(Adt/Abd/*)