Seorang pria berjalan melewati sebuah mobil yang terdampar dan rumah-rumah yang rusak akibat banjir di Tumpat, negara bagian Kelantan, Malaysia, pada Rabu 4 Desember 2024. (MOHD RASFAN/AFP)
Otoritas manajemen bencana setempat mengatakan pada 30 November 2024, ada lebih dari 122.000 orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka akibat banjir besar di wilayah utara Malaysia. (MOHD RASFAN/AFP)
Banjir besar disebabkan oleh hujan terus menerus yang melanda negara-negara bagian wilayah utara Malaysia. (MOHD RASFAN/AFP)
Banjir besar yang terjadi tahun ini disebut-sebut menjadi yang terburuk dalam satu dekade terakhir. (MOHD RASFAN/AFP)
Jumlah korban tewas akibat banjir besar di Malaysia meningkat menjadi enam orang, dengan dua kematian tambahan dilaporkan pada Senin (2/11/2024). (MOHD RASFAN/AFP)
Negara bagian Kelantan, Malaysia menjadi daerah yang paling parah terdampak. Berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (NADMA) setempat ada 96.743 orang dievakuasi. (MOHD RASFAN/AFP)
Sejumlah ruas jalan di Tumpat, negara bagian Kelantan, Malaysia, pada Rabu 4 Desember 2024 rusak tergerus banjir. (MOHD RASFAN/AFP)
Pihak berwenang terus mendata kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat banjir besar di Malaysia. Wakil Perdana Menteri Anutin Charnvirakul menyatakan, pemerintah berencana memberikan kompensasi kepada mereka yang terdampak banjir. (MOHD RASFAN/AFP)