Film Horor Hutang Nyawa, Tumbal Pabrik Hingga Batik Misterius

Thread horor viral di sosial media, Hutang Nyawa akan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 Desember 2024.

oleh Naia Trianisa PangestuDiterbitkan 22 November 2024, 16:00 WIB
Acara Press Conference Official Teaser Poster & Trailer Film Hutang Nyawa di Metropole XXI pada Kamis, 21 November 2024. (Liputan6/Naia Trianisa Pangestu).

Liputan6.com, Jakarta Visinema Pictures bekerjasama dengan Legacy Pictures akan merilis film horor terbaru mereka pada 12 Desember 2024 yang berjudul Hutang Nyawa. Mengambil latar belakang sebuah pabrik batik yang membawa berbagai misteri di dalamnya ini akan menarik para penonton dalam kengerian dan keadaan mencekam.

Dibintangi oleh Taskya Namya (Erwina), Muhammad Khan (Awang), Rachel Vennya (Tri), Mian Tiara (Awang), Nagra Pakusadewo (Rian),Lucky Moniaga (Dar), Laksmi Notokusumo (Rum), Mike Lucock (Ilyasa), dan deretan aktor-aktris ternama lainnya. Film ini akan mengangkat isu-isu yang lekat dalam kehidupan masyarakat, seperti tumbal pabrik, keluarga yang tidak harmonis, hingga eksploitasi manusia demi ambisi yang menciptakan keputusasaan.

"Hutang Nyawa adalah tentang lebih dari sekadar horor. Ini adalah cermin dari kehidupan kita, tentang keluarga, utang yang tak terbayarkan, dan rahasia yang terkubur dalam-dalam. Semua ini dijahit dalam narasi yang intens dan penuh emosi,” ungkap Cristian Imanuell selaku produser.

Diangkat dari sebuah cerita yang sempat populer di sosial media, tepatnya X pada akun @angginoen dengan jumlah 12,6 juta orang yang telah membacanya. Billy Christian selaku sutradara mengaku memiliki keharusan untuk mengembangkan cerita yang ada agar dapat menyampaikan kengerian kepada para penontonnya.


Misteri Batik

Acara Press Conference Official Teaser Poster & Trailer Film Hutang Nyawa di Metropole XXI pada Kamis, 21 November 2024. (Liputan6/Naia Trianisa Pangestu).

Billy bercerita bahwa film Hutang Nyawa tersebut akan memiliki dunia yang luas dengan lebih banyak perspektif di dalamnya. Mulai dari lokasi hingga aspek batiknya pun sangat diperhatikan olehnya.

"Wah menarik ini ceritanya, seru dan asik nih kalau dibuat film panjangnya tapi jangan sampai nanti kengerian ini enggak nyampe di filmnya, jadi saya punya tanggung jawab harus lebih, Universe harus di expand dengan baik," ujarnya.

Dengan menggunakan aspek kebudayaan khas asal Indonesia tersebut Billy mengaku tidak ingin memakai motif yang sudah ada sehingga ia dan penata artistik di timnya melakukan riset sampai dengan menghasilkan batik dengan ciri khas film Hutang Nyawa. Selain motif yang dibuat, mereka juga mencari makna di setiap coretan di batik tersebut hingga menyimpan misteri.

Lanjut Baca:

Billy juga mengatakan bahwa ia ingin dari film ini pun dapat menjadi pengingat kepada seluruh penontonnya nanti untuk selalu mencintai kebudayaan milik Indonesia, yaitu batik. "Mungkin mengajak orang-orang juga untuk bukannya lupa ya tapi, Kita punya satu tradisi budaya yaitu batik yang memang harus dilestarikan dan juga bisa menjadi sesuatu bagian dari budaya," ungkapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya