Ulasan Konser Isyana Sarasvati Lost in Harmony: Digelar Spektakuler dan Banyak Kejutan Kolaborasi di Atas Panggung Megah

Bertajuk Lost In Harmony: A Decade Live Concert, konser perayaan 10 tahun perjalanan bermusik Isyana Sarasvati telah digelar megah dan spektakuler di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (16/11/2024).

oleh Ruly RiantrisnantoDiterbitkan 17 November 2024, 20:35 WIB
Penyanyi sekaligus pencipta lagu, Isyana Sarasvati saat tampil dalam konser tunggalnya di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (16/11/2024) malam. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Konser Isyana Sarasvati bertajuk Lost In Harmony: A Decade Live Concert telah digelar megah dan spektakuler di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (16/11/2024) malam kemarin. Sejak sore hari, para penonton sudah cukup banyak yang berdatangan ke kawasan Istora Senayan untuk ikut merayakan 10 tahun karier Isyana di dunia musik Tanah Air.

Menurut pantauan tim Showbiz Liputan6.com, banyak di antara penonton konser yang mengenakan pakaian serba hitam, warna yang identik dengan genre musik metal, yang kini mulai sering diusung oleh Isyana Sarasvati pada beberapa lagunya. Hujan deras sempat menyiram kawasan Istora Senayan pada sore hari.

Kondisi tersebut sempat membuat para penonton yang ada di area outdoor berlarian untuk berteduh. Namun begitu, cuaca tak terlihat mendung pada malam harinya. Antrean pun mulai membludak begitu hari mulai gelap. Sejumlah penonton sudah memenuhi venue sebelum konser dimulai pada pukul 20.00.

Namun begitu, panggung sempat diisi oleh sejumlah video dokumentasi Isyana Sarasvati pada beberapa penampilan sebelumnya. Terdapat juga video testimoni dari orang-orang yang pernah terlibat dengan Isyana. Penonton tetap sabar dan antusias menantikan kehadiran Isyana di atas panggung yang megah.

 


Penampilan Awal Isyana Sarasvati

Setelahnya, Isyana Sarasvati tampil membawakan beberapa lagu secara berturut-turut, mulai dari lagu "Sikap Duniawi" hingga "All or Nothing". (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Tepat pukul 20.00 WIB, Isyana langsung muncul di atas panggung mengenakan gaun merah dengan membawakan nomor seriosa "Je veux vivre dans ce reve (Roméo et Juliette)". Penampilannya diwarnai oleh backup dancer pria yang mengenakan busana serba hitam dan topeng yang menghidupkan nuansa teatrikal.

Bahkan, Isyana sempat diangkat oleh para penari sambil bernyanyi dengan gaya seriosa yang stabil. Setelahnya, latar panggung diisi oleh backdrop yang epic, memperlihatkan Isyana mengenakan beragam busana yang mengesankan penampilan heroik.

Penampilan Isyana kemudian dilanjutkan dengan nomor "Sikap Duniawi", diwarnai Sorakan penonton. Sejak awal tampil, Isyana langsung beraksi dan bernyanyi dengan keyboard-nya, disusul dengan tembang "Tetap dalam Jiwa" dan "All or Nothing". Selama penampilan, Isyana diiringi oleh para pemain orkestra dan backup dancer wanita yang gemulai.

 


Mengenakan Busana yang Terkesan Seksi

Konser ini menjadi perayaan 10 tahun perjalanan karier bermusik Isyana Sarasvati. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Setelah menyanyikan lagu "Lembaran Buku", Isyana langsung menjelaskan alasan dirinya mengenakan busana yang menimbulkan kesan seksi. Selama tampil, Isyana memang tampil dengan busana hitam dengan rok pendek dan cukup terbuka pada bagian atasnya.

Lanjut Baca:

"Kalian pasti enggak biasa ya lihat aku tampil dengan kostum kayak begini? Ya enggak apa-apalah sesekali terbuka. Ini kupakai spesial untuk kalian yang ikut merayakan 10 tahun perjalanan Isyana Sarasvati!" ucapnya semangat dilanjut tengan tembang "Biarkan Aku Tertidur dan "Lagu Mimpi". Setelah itu, Isyana berganti kostum lagi dengan gaun merahnya. Ia kembali membawakan tembang-tembang selanjutnya sambil ikut menari bersama backup dancer. Setelahnya, Isyana memasuki sesi kolaborasi mengejutkan bersama sejumlah artis hingga keluarganya.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya