Bagian Otak yang Nggak Beres dari Psikopat

Orang yang memiliki sifat psikopat cenderung kurang empati dan mudah terlibat dalam tindak kriminal dan kekerasan. Pemicu orang jadi psikopat karena ada bagian otaknya yang nggak beres. Bagian mana itu?

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 05 Mei 2013, 11:07 WIB
Orang yang memiliki sifat psikopat cenderung kurang empati dan mudah terlibat dalam tindak kriminal dan kekerasan. Pemicu orang jadi psikopat karena ada bagian otaknya yang nggak beres. Bagian mana itu?

Sebuah penelitian menarik yang dilakukan para ahli dari Universitas Chicago dan dipublikasikan di The Journal of the American Medical Association Psychiatry (JAMA Psychiatry) menunjukkan bagian otak bernama amygdala ternyata menjadi abnormal pada orang psikopat.

Lewat MRI ini diketahui adanya bekas tindakan kekerasan dan kondisi nyeri. Untuk para tahanan psikopat tingkat tinggi, dalam bagian otak, yang disebut amygdala, menunjukkan aktivitas kurang normal yang terkait dengan emosi.

Peneliti dilakukan dengan memeriksa 80 tahanan di lembaga pemasyarakatan di Amerika Serikat menggunakan pemindai MRI (Magnetic Resonance Imaging) dengan memeriksa beberapa hal seperti aliran darah dan oksigen yang digunakan oleh sel-sel otak.

Tentu saja temuan ini tidak berarti menyimpulkan bahwa para tahanan lahir dengan kemampuan respons yang cukup rendah terhadap penderitaan yang dialami. Karena pemicu psikopat juga bisa karena trauma yang dialami saat kanak-kanak atau akibat penyalahgunaan obat saat dewasa. Jadi, amygdala juga sensitif terhadap stres.

Menurut peneliti sekarang yang harus menjadi prioritas peneliti untuk mengembangkan metode untuk mengembalikan fungsi amigdala selama periode masa tahanan.

Jika MRI fungsional dapat membimbingnya dalam menentukan apakah pengobatannya melalui antidepresan atau psikoterapi atau asam lemak esensial. Atau bisa juga dengan stimulasi magnetik transkranial secara berulang dengan cara mendengarkan musik atau memiliki hewan peliharaan.

Seperti dilansir FoxNews, Minggu (5/5/2013), seorang psikiater dari Inggris, Dr Keith Ablow, telah menyebarkan perawatan yang dengan benar dapat menyembuhkan para narapidana. Caranya dengan mengembalikan empatinya, bukan hanya menjaga diri selama di dalam kurangan tapi juga saat di masyarakat. (Adt/Igw)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya