3 Pihak yang Dirugikan usai Ruben Amorim Ditunjuk Jadi Manajer Baru Manchester United

Ruben Amorim resmi diangkat menjadi manajer Manchester United. Pihak klub telah mengumumkan perekrutan sang pelatih pada Jumat (1/11/2024). Ada sejumlah pihak yang berpotensi dirugikan akibat kepindahan Amorim menuju Old Trafford. Siapa saja mereka?

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 03 November 2024, 00:05 WIB
Ruben Amorim resmi diangkat menjadi manajer Manchester United pada Jumat (1/11/2024). Kepindahannya menuju Old Trafford berpotensi membuat setidaknya 3 pihak mengalami kerugian, siapa saja mereka?. (Patricia DE MELO MOREIRA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih asal Portugal Ruben Amorim resmi diangkat sebagai manajer baru Manchester United menggantikan Erik ten Hag. Hal ini diumumkan kepada publik oleh Setan Merah pada Jumat (1/11/2024) kemarin.

Keputusan MU mendepak juru taktik Belanda dan mempekerjakan manajer berusia 39 tahun diambil menyusul serangkaian hasil kurang memuaskan yang dicatatkan Bruno Fernandes dan kawan-kawan di awal kampanye 2024/2025.

Manchester United terlempar ke peringkat 14 klasemen sementara Liga Inggris dan belum pernah sekali pun memetik kemenangan dalam ajang Liga Europa.

Petinggi Setan Merah sendiri sejatinya sudah pernah mendiskusikan perihal kelanjutan karier Ten Hag saat periode jeda internasional Oktober. Akan tetapi, Sir Jim Ratcliffe dan jajarannya kala itu masih memilih memberi kesempatan kepada eks manajer Ajax.

Kesabaran bos-bos Manchester United baru habis ketika skuad racikan Erik ten Hag kalah dari West Ham di Premier League pada Minggu (27/1/2024). Manajemen klub tanpa basa-basi mengakhiri kerja sama dengan pria yang pernah mempersembahkan gelar Carabao Cup dan Piala FA bagi MU.

Ruben Amorim pun praktis menjadi manajer permanen keenam yang diangkat Setan Merah sejak berakhirnya era gemilang Sir Alex Ferguson pada 2013.

Meskipun belum resmi tiba di Old Trafford lantaran masih menyelesaikan notice period bersama Sporting, pengangkatan Amorim tak ayal sudah dan akan menciptakan kerugian bagi 3 pihak. Siapa saja mereka? Simak ulasannya pada halaman berikut, sebagaimana dinukil dari Football Transfers.


1. Sporting CP

Musim ini, tim asuhan Ruben Amorim masih belum terkalahkan dalam 32 pertandingan yang sudah dijalani dan mengumpulkan 82 poin yang tak mungkin dikejar oleh Porto, yang menempati posisi kedua. (Foto: AFP/Patricia De Melo Moreira)

Sporting CP jelas menjadi pihak pertama yang dirugikan dari penandantanganan Ruben Amorim sebagai manajer baru Manchseter United. Pasalnya bagi klub Portugal, Amorim merupakan sosok krusial yang mengantar Sporting panen gelar sejak dipekerjakan pada 2020 silam.

Tercatat, Ruben Amorim sudah menyumbangkan dua gelar Liga Portugal bagi tim yang segera dia tinggalkan, masing-masing pada musim 2020/2021 dan 2023/2024. Pelatih berusia 29 tahun juga pernah mempersembahkan trofi Piala Liga Portugal (2020/2021, 2021/2022), serta mengantar Sporting menang Piala Super Portugal di edisi 2021/2022.

Satu-satunya hiburan yang bisa diperoleh Sporting CP dari kepergian Ruben Amorim menuju MU hanyalah uang kompensasi. Klub raksasa Liga Inggris berkomitmen membayar 10 juta euro kepada tim Lisbon sebagai ganti kepindahan pelatihnya ke Old Trafford.

Lanjut Baca:

Melansir laporan Football Transfers, Marcus Rashford sejatinya merupakan sosok pemain yang mungkin bakal disukai oleh Ruben Amorim. Namun, skema formasi yang sering dia terapkan berpotensi membuat pesepak bola asal Inggris terdegradasi ke bangku cadangan. Masih merujuk pada pemberitaan yang sama, Amorim diyakini bakal memakai formasi 3-4-3 ketika menukangi Manchester United. Bruno Fernandes dan Alejandro Garnacho dipandang sebagai kadidat yang paling cock memainkan peran penyerang dalam, sehingga jasa Rashford terancam tidak terpakai.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya