Liputan6.com, Jakarta Nova Liana, Miss Grand Indonesia 2024, berhasil mencuri perhatian dunia dalam ajang Miss Grand International 2024 yang diadakan di Kamboja dan Thailand pada 3 hingga 25 Oktober 2024.
Sebagai perwakilan Indonesia, gadis asal Sumatera Selatan ini tampil gemilang di setiap tahap kompetisi, terutama saat sesi National Costume Competition yang dihelat pada Minggu, 20 Oktober 2024, di MGI Hall, Bangkok, Thailand.
Advertisement
Dalam kompetisi kostum nasional tersebut, Nova Liana yang berusia 23 tahun tampil anggun dengan kostum nasional bertema "The Royal Flavors of Payakumbuah".
Kostum tersebut dirancang khusus oleh Annisa Banyuwangi, terinspirasi dari kekayaan tradisi kuliner Minangkabau yang terkenal dengan hidangan Padang yang kaya rasa.
Kostum ini didesain menyerupai hidangan yang disajikan di atas nampan besar, menggambarkan kebesaran dan kemewahan kuliner khas Indonesia.
Desain Kostum yang Mewakili Kebanggaan Budaya
Kostum "The Royal Flavors of Payakumbuah" bukan hanya sebuah pakaian, melainkan sebuah simbol kebanggaan budaya. Ivan Gunawan, Founder Yayasan Dunia Mega Bintang yang juga memegang lisensi Miss Grand Indonesia, menyebut desain ini sebagai bentuk dedikasi untuk mempromosikan Indonesia di mata dunia.
"National Costume bukan sekadar kompetisi busana. Ini adalah cara untuk memperkenalkan budaya kita, termasuk makanan Padang yang grande dan sangat Indonesia. Saya berharap Nova bisa menceritakan kepada kontestan lain bahwa ini adalah masakan Padang, salah satu kuliner khas Indonesia yang luar biasa. Silakan datang ke Indonesia untuk mencicipinya," kata Ivan.
Dukungan penuh juga datang dari Arief Muhammad, pemilik Restoran Padang "Payakumbuah", yang terlibat dalam kolaborasi ini. Menurut Arief, kostum ini merupakan upaya memperkenalkan kuliner dan budaya Minangkabau ke panggung internasional.
"Saya ingin masakan Padang dikenal dan dicintai oleh dunia, bukan hanya oleh masyarakat Indonesia," ujar Arief.
Proses Pembuatan Kostum yang Rumit
Annisa Banyuwangi, desainer di balik "The Royal Flavors of Payakumbuah", menjelaskan tantangan dalam pembuatan kostum tersebut.
"Salah satu kesulitan terbesar adalah sistem buka tutupnya karena di dalam kostum terdapat banyak piring berisi aneka lauk khas masakan Padang. Proses pengerjaannya memakan waktu dua minggu, ditambah satu minggu untuk percobaan buka tutup," ujar Annisa. Berat total kostum ini mencapai sekitar 5 kilogram.