Film Bardion Director's Cut Meluncur di Platform Vidio, Sajikan Adegan Menghibur yang Sarat Nilai Moral

Bardion merupakan film fiksi ilmiah khas Jepang bergaya tokusatsu yang dihasilkan penuh oleh pekerja lokal Indonesia.

oleh Azka Rizqon IrawanDiperbarui 21 Agustus 2024, 17:41 WIB
Konferensi pers film Bardion Director's Cut di Jakarta, Rabu (21/8/2024). (Foto: Azka Rizqon Irawan)

Liputan6.com, Jakarta Platform Vidio yang berhasil memimpin pasar OTT tanah air, kembali menghadirkan film lokal nan epic buatan Indonesia, yakni Bardion Director's Cut. Karya terbaru ini menampilkan rangkuman episode 1 hingga 5 yang telah tayang dan episode terakhir dari IP (intellectual property) "Smart Protector Bardion".

Bardion merupakan film fiksi ilmiah khas Jepang bergaya tokusatsu produksi Bardi Smarthome yang dihasilkan penuh oleh pekerja lokal Indonesia. Sebagai intellectual property yang memiliki genre super hero Tokatsu, Bardion menjadi langkah penting di sejarah perfilman Indonesia yang tembus lebih dari 25 juta penonton pada platform digital saja.

Film ini diproduseri oleh Yudi Tukiaty, ditulis oleh Baskoro Adi Wuryanto dan Eurico Kevin Pratama, dengan Sutradara Randy Gunawan. Berlatar di planet Byron yang terpapar bencana ozon, membuat penduduknya terbagi menjadi dua faksi, yaitu Byron Sigma Force (BSF) yang moderat, dan Syndrom yang ekstremis.

BSF mengembangkan teknologi untuk memulihkan iklim pada planet Byron. Namun Syndrom lebih memilih mutasi penduduk sebagai solusi. Ketika BSF menjadikan bumi sebagai perlindungan karena memiliki ozon yang baik, Syndrom juga mengincar Bumi untuk dihancurkan. Namun pemuda BSF bernama Barra, menggunakan teknologi Bardion Frame, yakni humanoid armor mutakhir untuk menepis ancaman dari Syndorm di Bumi.

 

 


Deretan Pemain dan Nilai Moral dari Sineas

Konferensi pers film Bardion Director's Cut di Jakarta, Rabu (21/8/2024). (Foto: Azka Rizqon Irawan)

Film Bardion ini diperankan oleh beberapa aktor seperti Sebastian Tetti sebagai Barra, Kameaam (cosplayer terkenal Indonesia) sebagai Joyce, dan Yori (mantan anggota JKT48) sebagai Haruka.

Randy Gunawan, selaku sutradara Bardion mengungkap bahwa film ini tidak hanya menyajikan adegan seru dengan drama di dalamnya sebagai penghibur para penonton, namun juga menyelipkan nilai moral yang baik.

"Bardion Director's Cut yang kami kerjakan sepenuh hati kami yang merupakan sesuatu yang eksklusif untuk Vidio, di mana kami menampilkan adegan seru, adegan visual effect, drama yang menegangkan, menghibur dan kami juga menampakkan nilai-nilai moral yang sangat baik," tutur Randy Gunawan di Jakarta, Rabu (21/8/2024).

 

 


Menyimpan Suka dan Duka Tersendiri

Film yang memiliki adegan drama menegangkan dengan kostum superhero yang digunakan selama proses syuting, menyimpan suka dan duka tersendiri bagi sang director film, Randy Gunawan.

Lanjut Baca:

"Sebenernya, suka dukanya tuh banyak banget. Proses pembuatan kita tuh lumayan singkat, yaitu 12 hari. Genre action superhero dengan kostum itu enggak kebayang," tutur Randy. "Tapi semuanya itu, kita tetap melaksanakan karena kita cinta banget genrenya, dan kita pengin capture esensi pas kita kecil nonton, biar penonton yang anak-anak dan segala umur bisa rejoice memory." tambahnya.    

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya