PBNU dan PKB Entitas Berbeda, Jazilul Ajak Gus Yahya Jalankan Peran Terpisah

Gus Jazil juga memastikan, soal harapan PBNU agar PKB memperhatikan asiprasi yang ada di NU, maka tidak sedikitpun perjuangan PKB di ranah politik yang tidak mengakomodir kepentingan NU.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 15 Agustus 2024, 09:15 WIB
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengaku bahwa partainya tak punya pengalaman menjadi oposisi. (Merdeka).

Liputan6.com, Jakarta

 

Gus Yahya: PBNU dan PKB Dua Entitas Berbeda

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Sebelumnya, kepada awak media Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengakui PBNU dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah dua entitas yang berbeda. 

Menurut dia, karena PKB lahir dari NU, maka sudah sepantasnya PKB berkhidmat ke NU dan memberi manfaat untuk warga seluas-luasnya. Karena itu, Gus Yahya mendorong supaya PKB memperhatikan aspirasi-aspirasi yang ada di NU.

”Kami menyadari bahwa NU dan PKB ini dua entitas yang berbeda dan terpisah. Tidak ada hubungan struktural sama sekali, tidak bisa misalnya PBNU membuat SK memecat Ketum PKB atau membatalkan keputusan PKB melalui SK. Itu tidak bisa, kita tahu, kami menyadari itu,” ujar Gus Yahya kepada wartawan di Surabaya, Selasa (13/8/2024).

 
 
 
 
 
Infografis Panas Dingin Hubungan PBNU dengan PKB. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya