5 Pencetak Gol Tertua di Liga Champions

Berikut para pencetak gol tertua dalam sejarah kompetisi Liga Champions.

oleh Rossa Izza AmaliaDiterbitkan 05 Maret 2024, 21:00 WIB
Logo Liga Champions (Ilustrasi Bola)

Liputan6.com, Jakarta- Liga Champions telah menyuguhkan beberapa momen luar biasa selama bertahun-tahun. Kompetisi elite di Eropa itu mampu menghasilkan rekor-rekor dan pencapaian-pencapaian baru.

Salah satu aspek menarik dari Liga Champions Eropa adalah kehebatan pemain-pemain tertentu. Meski sudah tidak lagi muda, mereka terus mencetak gol.

Dengan pengalaman dan ketajaman yang dimiliki, para legenda ini membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Mereka tetap menjadi aset berharga bagi tim dan memberikan kontribusi yang luar biasa dalam setiap pertandingan Liga Champions.

Meski banyak pemain muda yang muncul dengan talenta yang memesona, namun kehadiran pemain-pemain veteran ini tetap menjadi inspirasi bagi generasi yang lebih muda.

Berikut 5 pencetak gol tertua di Liga Champions seperti dikutip dari Sportskeeda:


1. Pepe

Pemain FC Porto Pepe mengontrol bola saat melawan Club Brugge pada pertandingan sepak bola Grup B Liga Champions di Stadion Dragao, Porto, Portugal, 13 September 2022. Brugge berhasil mengalahkan Porto dengan skor 4-0. (AP Photo/Luis Vieira)

Pepe - 40 Tahun, 254 Hari

Pepe mencatatkan namanya dalam buku sejarah pada 7 November 2023 saat Porto melawan Antwerpen dalam laga Grup H Liga Champions. Di usia 40 tahun 254 hari, Pepe mencetak gol krusial bagi timnya.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi catatan dalam buku sejarah, tetapi juga merupakan inspirasi bagi generasi sepak bola masa depan.


2. Francesco Totti

Francesco Totti turut membantu Timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006. (AFP/ROBERTO SCHMIDT)

Francesco Totti - 38 Tahun, 59 Hari

Francesco Totti menunjukkan kemampuannya dalam mencetak gol pada 25 November 2014 ketika Roma bentrok dengan CSKA Moscow. Berusia 38 tahun 59 hari saat itu, gol penyerang legendaris Italia tersebut mencerminkan kecemerlangan individunya.

Dalam pertandingan yang dipenuhi dengan ketegangan dan harapan, Totti menunjukkan kepada dunia mengapa dia dianggap sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa. Dengan gerakan yang lincah dan penglihatan yang tajam, dia mampu membawa Roma melampaui pertahanan kuat CSKA Moscow.


3. Ryan Giggs

Ryan Giggs. Gelandang Wales ini berusia 40 tahun, 5 bulan dan 7 hari saat melakoni laga terakhirnya melawan Hull City di Premier League, 6 Mei 2014. Selama total 22 musim telah bermain 910 laga dengan mencetak 162 gol dan 248 assist. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Ryan Giggs - 37 Tahun, 290 Hari

Pada 14 September 2011, sejarah Liga Champions Eropa mencatat satu lagi momen epik yang dipahat oleh seorang legenda sepak bola Wales, Ryan Giggs. Pada usia yang mengesankan, 37 tahun dan 290 hari, Giggs menorehkan namanya dalam sejarah dengan mencetak gol gemilang untuk Manchester United dalam pertarungan melawan Benfica.

Lanjut Baca:

Giggs, dengan reputasi yang telah melegenda, telah menjadi ikon di dunia sepak bola. Namanya diukir dengan emas di panggung Liga Champions, dan golnya yang terjadi pada saat yang krusial melawan Benfica adalah salah satu contoh terbaik dari kehebatannya yang tak terbantahkan. Meskipun usianya telah melampaui banyak pemain, kecemerlangan dan kebugarannya tidak berkurang sedikit pun.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya