BPK Akui Ada Kejanggalan dalam Proses Impor Daging Sapi

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terus mendalami kasus dugaan suap dalam impor daging sapi.

oleh Liputan6Diterbitkan 04 April 2013, 13:41 WIB
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terus mendalami kasus dugaan suap dalam impor daging sapi. Meski belum menyeluruh, BPK mengakui ada hal yang patut dicurigai dalam kasus yang telah menyeret Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Impor daging sapi jelas ada hal-hal yang mencurigakan. Seperti adanya dokumen invoice pelengkap Persetujuan Impor Barang (PIB) palsu. Namun ini kan baru hulunya," ujar Ketua BPK, Hadi Poernomo di Kantor Presiden, Kamis (4/4/2013).

Kecurigaan juga muncul karena keberadaan kenaikan kuota impor sapi yang pada 2011 saja mencapai 285%. "Tiap tahun naik terus kuotanya, ini yang tengah kita dalami lagi," jelas Hadi.

BPK, lanjut Hadi, akan terus mengerucutkan kasus ini agar bisa sampai pada kesimpulan tentang kemungkinan terjadinya tindak pidana.

"Kita dalami lagi apakah ada unsur-unsur, apakah ada perbuatan melawan hukum, atau menguntungkan diri sendiri dan orang lain," tutur dia. (Ado/Nur)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya