Jokowi Akui Bolak-balik Diajak Kaesang Kampanye: Tapi, Saya Sampaikan Ketentuan Undang-Undang Saja Sudah Ramai

Presiden Jokowi mengakui dirinya sudah berulang kali diajak putranya, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk ikut berkampanye dalam Pemilu 2024.

oleh Yusron FahmiDiperbarui 29 Januari 2024, 17:40 WIB
Timnas Indonesia lolos babak 16 besar Piala Asia 2023 yang diselenggarakan pada Januari 2024. Presiden Jokowi hingga Hanung Bramantyo menyelamati. (Foto: Dok. Instagram terverifikasi @jokowi)

 

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi mengakui dirinya sudah berulang kali diajak putranya, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk ikut berkampanye dalam Pemilu 2024.

"Oh iya, saya sudah diajak bolak-balik, tapi sekali lagi, saya menyampaikan ketentuan undang-undang saja, Undang-Undang Pemilu saja, (kok) sudah ramai ya," kata Jokowi, Senin (29/1/2024).

Jokowi tidak membenarkan maupun membantah dirinya memberikan dukungan terhadap pasangan calon tertentu di Pilpres 2024. Dia hanya menekankan bahwa dirinya belakangan ini hanya menyampaikan ketentuan UU Pemilu yang membolehkan Presiden berkampanye.

"Wong ada pertanyaan, ya kan? Saya menyampaikan ketentuan undang-undang saja sudah ramai," ujar dia.

Sebelumnya, Kaesang Pangarep berharap dapat mengundang ayahnya untuk ikut kampanye akbar bersama PSI.

"Kalau mengundang, ya, pasti kepingin banget. Itu harapan kami; tetapi, ya, balik lagi, kami ikut Pak Presiden aja; tetapi hati dan jiwa raga Pak Jokowi ada di PSI," kata Kaesang di Jakarta, Sabtu 27 Januari 2024.

Namun, Kaesang belum mengetahui apakah Jokowi akan cuti untuk "turun gunung" berkampanye.

Jokowi sebelumnya telah mengungkapkan bahwa presiden diperbolehkan ikut kampanye Pemilu 2024 asal tak menggunakan fasilitas kenegaraan.

"Itu kurang tahu. Saya aja jarang teleponan, jarang ketemu juga. Jadi, belum tahu juga (kapan Jokowi cuti kampanye)," tuturnya.

Jokowi Sibuk

Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengenakan jaket PSI berwarna merah dan langsung disambut Prabowo yang mengenakan pakaian putih. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kaesang mengatakan Jokowi memiliki kesibukan sebagai kepala negara. Oleh karena itu, dia memaklumi apabila ayahnya tak memiliki waktu ikut kampanye bersama PSI.

"Kalau kami berharap pasti, ya, ingin mengajak Pak Presiden untuk kampanye buat PSI. Tetapi, ya, balik lagi, beliau sibuk. Kami harus memaklumilah," kata putra bungsu Jokowi itu.

Baca juga: Jokowi kembali tanggapi soal dinasti politik

Sebelumnya, Jokowi memberikan tanggapan soal potongan video yang menampilkan pose dua jari tangan dari dalam mobil kepresidenan saat kunjungan kerja di Salatiga, Jawa Tengah.

Dari kaca mobil sebelah kiri bagian belakang, terlihat seseorang mengeluarkan tangannya berpose dua jari.

Namun, Jokowi tidak menjawab lugas tangan siapa yang keluar dari kaca mobil dan berpose dengan dua jari itu. Dia hanya mengatakan jika hal tersebut menyenangkan untuk dilakukan.

"Ya, kan, menyenangkan. Menyenangkan," kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (24/1).

Jokowi kemudian ditanya awak media apa maksudnya menyenangkan dari hal tersebut.

"Ya, enggak tahu, menyenangkan. Kalau ketemu masyarakat, kan, menyenangkan," tuturnya.

 

 

Infografis Sinyal Dukungan Jokowi & Kesiapan Prabowo Nyapres di Pilpres 2024 (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya