Liputan6.com, Ambon: Kepolisian Daerah Maluku menemukan sebuah kuburan dari tiga saudagar Aceh korban pembunuhan di lereng Gunung Air Besar, utara Ambon, baru-baru ini. Penemuan ini berawal dari keterangan delapan tersangka pembunuhan. Untuk menelusuri pusara korban, polisi membawa seorang tersangka yaitu Mansyur Fataruba sebagai penunjuk jalan. Sebelum tiba di lokasi, tersangka sempat menunjuk rumah seorang rekannya yang masih buron, Bahar. Namun, saat digeledah, polisi tak menemukan Bahar di rumah tersebut. Polisi hanya menemukan sepucuk senjata untuk berburu. Sesampai di lereng Gunung Air Besar, sekitar satu kilometer dari perkampungan, Mansyur menunjukkan kuburan Tengku Fauzi Hasbi alias Abu Jihad. Setelah digali, ternyata kedalaman kuburan tidak lebih dari 1,5 meter. Mansyur mengaku, tak mengetahui kuburan dua korban lainnya, yaitu Achmad Sridu dan Di Saputra. Menurut kedelapan tersangka, yang kini ditahan di Markas Polda Maluku, ketiga korban diculik di Hotel Nisma di kawasan Waihaong, Ambon, Februari silam. Hingga kini polisi belum mengetahui motif pembunuhan. Beredar kabar, pembunuhan ini dilatarbelakangi persaingan bisnis atau persaingan antarkelompok jaringan. Saat ini polisi juga masih memburu empat tersangka lain, termasuk Bahar.(ZAQ/Sahlan Heluth)
Advertisement