Profil Franz Beckenbauer, Pemain Legendaris Jerman yang Meninggal Dunia Setelah 8 Tahun Menghindari Sorotan Publik

Kabar duka menyelimuti kancah sepak bola dunia di awal tahun 2024. Pemain bertahan legendaris asal Jerman, Franz Beckenbauer, meninggal dunia di usia 78 tahun. Simak profil, perjalanan karier, serta prestasi Beckenbauer melalui artikel berikut!

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 09 Januari 2024, 15:30 WIB
Dunia sepak bola tengah berduka. Salah satu legenda terbesar sepak bola Jerman, Franz Beckenbauer meninggal dunia di usia 78 tahun pada Minggu (7/1/2024) waktu setempat. Pengumuman meninggalnya Beckenbauer tersebut disampaikan keluarga sang mendiang lewat rilis yang dikirim ke kantor berita Jerman, Deutsche Presse-Agentur. (AFP/John Macdougall)

Liputan6.com, Jakarta Kabar duka menyelimuti kancah sepak bola dunia di awal tahun 2024. Pemain bertahan legendaris asal Jerman, Franz Beckenbauer, meninggal dunia di usia 78 tahun.

Kepergian pria berjuluk Der Kaiser itu pun telah diumumkan secara resmi oleh pihak keluarga. Mereka berharap publik dapat berduka dalam diam dan menahan diri dengan tak mengajukan pertanyaan terkait situasi.

"Dengan kesedihan yang mendalam kami mengumumkan bahwa suami dan ayah, Franz Beckenbauer, meninggal dunia dengan damai dalam tidurnya kemarin, Minggu, dikelilingi oleh keluarganya," ucap keluarga Beckenbauer dalam pernyataan resminya.

"Kami meminta Anda untuk berduka dalam diam dan menahan diri agar tidak bertanya apa pun," sambung pihak keluarga pasca kepergian mantan pemain legendaris Bayern Munchen.

Menurut laporan BBC yang dilansir dari Daily Mail, Beckenbauer memang sempat mengalami masalah kesehatan sejak beberapa tahun silam. Kabar itu muncul ketika sang legenda sepak bola Jerman diinvestigasi menyusul adanya dugaan keterlibatan skandal Piala Dunia 2006.

Kesehatan Beckenbauer juga diklaim terpengaruh akibat meninggalnya sang putra, Stephan pada 2015 silam. Ia lantas menghilang dari sorotan publik selama kurang lebih delapan tahun, hingga kepergiannya diumumkan oleh pihak keluarga baru-baru ini.


Awal Karier Franz Beckenbauer

Franz Beckenbauer telah meraih 17 trofi di level klub dan dua gelar juara dengan Timnas Jerman Barat selama berkarier sebagai pesepak bola. Salah satunya adalah Piala Dunia 1974. (AP Photo/File)

Menilik perjalanan karier Franz Beckenbauer, pria kelahiran 11 September 1945 itu sejatinya tak sejak awal mengemban tugas sebagai pemain bertahan.

Beckenbauer awalnya merupakan gelandang, tetapi takdir membawa dia beralih menjadi bek dan mengecap kesuksean besar, baik di level klub maupun internasional.

Adapun Beckenbauer mengawali kariernya di klub negara asal, Bayern Munchen. Ia berhasil tembus ke tim utama pada 1964, lalu menghabiskan waktu 13 tahun untuk mengabdi bersama tim raksasa Bundesliga.

Total, Beckenbauer mampu menyumbangkan tiga gelar juara Eropa, empat trofi Bundesliga, empat titel DBL Pokal serta satu Piala Intercontinental untuk Bayern Munchen. Ia juga tercatat mampu mengoleksi 74 gol dan 75 assists dalam 582 pertandingan bersama Die Roten.


Pindah ke Klub Amerika

Franz Beckenbauer (kiri) terkenal sebagai seorang sweeper alias libero yang andal, yaitu peran bek tengah yang diberi kebebasan untuk naik ke depan, mengisi lini tengah untuk membuat intersep, membawa bola, bahkan menjadi inisiator serangan. Saking spesialnya, banyak tim Eropa yang mencoba menerapkan taktik yang sama di era 80-an dan 90-an. (AFP/Staff)

Kebersamaan Franz Beckenbauer bersama Bayern Munchen baru berakhir pada 1977, ia pindah ke New York Cosmos dan langsung berhasil menyambung cerita suksesnya. Beckenbauer selalu meraih gelar juara North American Soccer League sepanjang tiga musimnya di sana.

Lanjut Baca:

Mantan pesepak bola kelahiran 1945 lantas memutuskan pulang ke Jerman untuk memperkuat Hamburger SV setelah menjalani karier hingga 1980 di klub Amerika. Beckenbauer kembali mengecap sukses ketika Hambuerger keluar sebagai juara Bundesliga 1982. Setelahnya Beckenbauer sempat sekali lagi berpindah ke NY Cosmos, sebelum memutuskan gantung sepatu pada 1983.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya