Hotel Royal Asia Palembang Diancam Bom

Hotel Royal Asia di Palembang, Sumatra Selatan, diancam akan diledakkan oleh seseorang yang mengaku sebagai anggota kelompok separatis Gerakan Aceh Merdeka. Ancaman itu ternyata tak terbukti.

oleh Liputan6Diterbitkan 18 Mei 2003, 13:44 WIB
Liputan6.com, Palembang: Situasi di Aceh yang memanas ternyata dimanfaatkan segelintir orang buat memperkeruh suasana di Tanah Air. Sabtu (17/5) pukul 20.20 WIB, Hotel Royal Asia di Jalan Veteran Palembang, Sumatra Selatan, diancam akan diledakkan oleh seseorang yang mengaku anggota kelompok separatis Gerakan Aceh Merdeka. Pria berlogat Medan, Sumatra Utara, itu melontarkan ancaman lewat telepon dan diterima Hery, petugas front office supervisor Hotel Royal Asia.

Kepada Hery, sang pengancam mengaku telah memasang sepuluh bom di lingkungan hotel dan akan diledakkan pukul 23.00 WIB. Dia, seperti ditiru Hery, mengaku melakukan ini lantaran sebagai anggota GAM merasa kecewa terhadap pemerintah RI. Keruan Hery panik karena, jika ancaman benar, bom akan meledak dua jam 40 menit lagi. Dia pun menghubungi Kepolisian Daerah Sumsel. Tim Gegana Polda Sumsel yang menerima laporan langsung menyisir hotel. Setelah memeriksa sekitar hotel, termasuk benda-benda yang mencurigakan, bom tak ditemukan. Akibat ancaman bom ini,sejumlah tamu hotel sempat berhamburan keluar meninggalkan hotel.

Boleh jadi, pengelola hotel takut dengan ancaman tersebut lantaran GAM memang bukan kali pertama melancarkan teror lewat bom. Pertengahan Agustus 2002, sebuah granat meledak sekitar 1,5 meter di depan pintu utama Hotel ASEAN, Jalan Haji Adam Malik, Medan, Sumut. Belakangan diketahui bahwa pelakunya anggota GAM [baca: Tiga Anggota GAM Wilayah Deli Ditangkap].(SID/Ajmal Rokian dan Yanuar Ichrom)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya