Novi Andarista menjadikan Rhoma Irama dan Rita Sugiarto sebagai panutan. Diakui Novi sendiri, si Raja Dangdut Rhoma Irama sudah merestuinya menjadi penyanyi dangdut.
Di tengah maraknya genre dangdut house music dan koplo, Novi setia dengan genre pure dangdut. Dengan kesetiaannya itu, Novi melanglang buana hingga ke luar negeri.
"Aku beberapa kali bertemu Pak Haji (Rhoma Irama), karena aku anggota PAMMI juga. Dia berpesan kepada saya untuk terus menyanyi dangdut dengan ciri saya sendiri," kata Novi, saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.
Lagu-lagu Rhoma Irama dan Rita Sugiarto memang menjadi andalan bagi Novi, selain lagunya sendiri seperti Sang Bintang dan Ujung-Ujungnya. Tiap kali mentas di atas panggung, sambutan penonton selalu antusias untuk dara kelahiran 26 November 1987 itu.
"Alhamdlillah penampilan saya selalu memuaskan. Tawaran offa air alhamdulillah banyak. Bulan depan ada road show pilkada di Sulawesi. Ke Korea juga Juni nanti. Ini pertama kali aku ke sana. Kalau ke Kuala Lumpur dan Singapura sudah pernah beberapa kali," sambung Novi.
Novi menyukai dan memilih jalur musik dangdut bukan sebuah paksaan. Menurutnya, sejak kecil ia sudah sangat menyukai musik dangdut. Baginya pula, musik dangdut adalah musik yang digemari segala lapisan dan tak akan pernah mati.
"Dari awal memang aku suka sama iramanya. Lama kelamaan aku merasa enjoy di sini. Dari SMA, kurang lebih tahun 2004, aku mulai serius nyanyi dangdut. Awalnya ikut lomba-lomba, sering dapat penghargaan dan akhirnya dipindang oleh label," kata Novi berkisah.
Kini, dengan dukungan Rhoma Irama dan antusiasme penggemar terhadapnya, Novi semakin serius menekuni musik dangdut. Selain ingin sukses secara pribadi, Novi juga memiliki ambisi agar musik dangdut bisa mendunia.
"Sekali lagi aku katakan, musik dangdut itu nggak pernah mati. Mungkin sekarang di tv dangdut sepi. Tapi di daerah, antusias masyarakat terhadap dangdut itu luar biasa. Aku bangga sebagai penyanyi dangdut," kata Novi.
Di tengah maraknya genre dangdut house music dan koplo, Novi setia dengan genre pure dangdut. Dengan kesetiaannya itu, Novi melanglang buana hingga ke luar negeri.
"Aku beberapa kali bertemu Pak Haji (Rhoma Irama), karena aku anggota PAMMI juga. Dia berpesan kepada saya untuk terus menyanyi dangdut dengan ciri saya sendiri," kata Novi, saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.
Lagu-lagu Rhoma Irama dan Rita Sugiarto memang menjadi andalan bagi Novi, selain lagunya sendiri seperti Sang Bintang dan Ujung-Ujungnya. Tiap kali mentas di atas panggung, sambutan penonton selalu antusias untuk dara kelahiran 26 November 1987 itu.
"Alhamdlillah penampilan saya selalu memuaskan. Tawaran offa air alhamdulillah banyak. Bulan depan ada road show pilkada di Sulawesi. Ke Korea juga Juni nanti. Ini pertama kali aku ke sana. Kalau ke Kuala Lumpur dan Singapura sudah pernah beberapa kali," sambung Novi.
Novi menyukai dan memilih jalur musik dangdut bukan sebuah paksaan. Menurutnya, sejak kecil ia sudah sangat menyukai musik dangdut. Baginya pula, musik dangdut adalah musik yang digemari segala lapisan dan tak akan pernah mati.
"Dari awal memang aku suka sama iramanya. Lama kelamaan aku merasa enjoy di sini. Dari SMA, kurang lebih tahun 2004, aku mulai serius nyanyi dangdut. Awalnya ikut lomba-lomba, sering dapat penghargaan dan akhirnya dipindang oleh label," kata Novi berkisah.
Kini, dengan dukungan Rhoma Irama dan antusiasme penggemar terhadapnya, Novi semakin serius menekuni musik dangdut. Selain ingin sukses secara pribadi, Novi juga memiliki ambisi agar musik dangdut bisa mendunia.
"Sekali lagi aku katakan, musik dangdut itu nggak pernah mati. Mungkin sekarang di tv dangdut sepi. Tapi di daerah, antusias masyarakat terhadap dangdut itu luar biasa. Aku bangga sebagai penyanyi dangdut," kata Novi.