Liputan6.com, Jakarta- Dunia olahraga Indonesia sedang bergairah. Tak mau kalah dengan cabang olahraga lain, biliar juga akan menggelar event internasional. Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) bakal mengadakan Indonesia International Open 2024 pada awal tahun depan.
Turnamen biliar ini mengundang atlet terbaik dari berbagai negara di dunia. Mulai benua Afrika, Amerika, Eropa, Asia hingga Australia. Mereka akan memperebutkan hadiah total 100.000 USD atau sekitar Rp 1,5 miliar.
Advertisement
Indonesia International Open 2024 akan terbagi dalam dua tahap. Yang pertama kualifikasi pada 16-19 Januari 2023. Gelaran utama Indonesia International Open 2024 baru berlangsung 21 sampai 20 Januari 2024.
Yang luar biasa, lokasi pertandingan turnamen biliar ini akan dilangsungkan di hotel bintang enam, Park Hyatt Jakarta. Indonesia International Open 2024 akan menjadi turnamen biliar international pertama di Indonesia yang akan menjadi sorotan dunia.
Di kualifikasi Indonesia International Open 2024 secara terbuka memberi kesempatan atlet potensial dapat ikut serta. Untuk itu POBSI memberikan 16 spots kepada atlet potensial nasional dan international melalui kualifikasi yang akan dilaksanakan sebelum main event di venue pertandingan Park Tower.
Setiap pertandingannya akan dipimpin oleh wasit internasional. Turnamen ini akan mempertandingkan bola 10 untuk kategori dewasa dan bola 9 untuk atlet berusia 17 tahun kebawah (U-17). POBSI berencana mengundang 128 atlet dalam kategori dewasa dan 24 atlet dalam kategori usia 17, memastikan persaingan yang sengit dan beragam.
Membangkitkan Biliar Indonesia
”Untuk pertama kalinya Indonesia menyelenggarakan turnamen Biliar berkelas Internasional, ada 152 atlet dari berbagai dunia seperti dari Asia, Eropa, dan Afrika. Harapan kami turnamen ini berjalan lancar dan sukses karena Biliar perlu kita angkat dan semakin berkembang, apalagi mendapat dukungan banyak pihak seperti dari Kemenpora," kata Ketua Umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo.
Turnamen biliar internasional ini diadakan dengan harapan bisa menjadi kesempatan atlet Indonesia unjuk gigi dan semakin mempopulerkan cabang olahraga ini.
"Agar Biliar banyak peminatnya dan juga berprestasi, harus banyak kompetisi, karena dengan itu atlet akan banyak latihan. Kemudian perlu ada bantuan media supaya masyarakat bisa menonton dan juga minat semakin meningkat terhadap Biliar. Perlunya banyak kompetisi lokal dan juga level Internasional baik persahabatan maupun profesional agar atlet terbiasa berkompetisi dan semakin percaya diri, harapannya nanti bisa membawa nama baik Indonesia di mata internasional," lanjut Hary.