Jika kebanyakan penduduk Indonesia makan nasi, lain halnya dengan masyarakat Papua. Makanan pokok masyarakat Papua berbahan dasar sagu sebelum disantap -- yang biasanya diolah menjadi bubur sagu bernama papeda.
Di tengah perjalanan berlayar di Raja Ampat, Papua, Tim Liputan6 SCTV menyempatkan diri mencicipi kuliner khas setempat. Mereka dibantu seorang koki, memasak papeda yang akan dipadukan dengan ikan kuah kuning di pedalaman Papua. Kemudian papeda dan ikan kuah kuning disajikan dalam piring besar di tengah-tengah untuk disantap beramai-ramai.
Untuk cara pembuatannya, pertama, kita buat papedanya dulu. Endapkan sagu dengan air hingga mengental. Lalu tambahkan lagi air, sebelum dimasak hingga teksturnya lengket serupa lem. Sagu harus diaduk cepat-cepat.
Selanjutnya, saatnya memasak ikan kuning. Anda bisa menggunakan ikan cakalang atau ikan tongkol. Beragam bumbu seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, kunyit dan kemiri dihaluskan. Jangan lupa masukkan sereh dan daun jeruk saat menumis. Hmmm wangi....
Kemudian potongan ikan baru dimasukkan setelah bumbu mendidih. Tambahkan air asam sebagai sentuhan akhir untuk penguat rasa. Nikmatnya menyantap papeda dengan ikan kuning sambil menikmati pemandangan laut.
Uniknya, papeda yang lengket digulung dengan sumpit lalu dicelupkan ke dalam kuah ikan. Sensasinya lucu, seperti memakan puding yang tidak perlu dikunyah. Papeda yang kenyal langsung meluncur ke tenggorokan bersamaan dengan kuah asam pedas ikan. Tertarik mencobanya? (Riz)
Advertisement