Kapal Feri Kandas Dihantam Ombak di Bulukumba

Ombak yang menghantam mengakibatkan kapal feri Dharma Manggala kandas tak jauh dari Pelabuhan Bulukumba. Seluruh penumpang selamat. Aktivitas pelabuhan terhenti karena kapal belum dievakuasi.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Mei 2003, 14:20 WIB
Liputan6.com, Bulukumba: Kapal feri Dharma Manggala yang melayani penyebrangan antara Bulukumba-Selayar, Sulawesi Selatan, kandas dihantam ombak. Hingga Sabtu (10/5) ini, kapal masih belum dievakuasi. Padahal, di dalamnya masih terdapat lima bus, satu mobil, dan lima sepeda motor. Seluruh penumpang kapal yang berjumlah 107 orang selamat. Dua orang di antaranya hanya mengalami luka ringan karena melompat ke laut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun SCTV, kapal Dharma Manggala kandas tidak lama setelah melepas sauh dari Dermaga Penyeberangan Bira, Bulukumba. Rencananya, kapal milik PT Dharma Lautan Nusantara ini hendak menuju Pelabuhan Samata, Selayar. Mendadak angin bertiup kencang dan arah kapal yang baru saja meninggalkan pintu kolam, langsung berbelok ke arah Barat Daya dan sandar di bibir tanggul pemecah ombak. Dalam sekejap posisinya miring ke kanan sekitar 45 derajat.

Saat kapal miring, kendaraan-kendaraan yang diangkut ikut bergeser ke sebelah kanan. Akhirnya keseimbangan kapal tidak dapat dikendalikan. Sejengkal demi sejengkal air laut mulai merendam kapal. Ketika kapal itu mulai oleng, dan berbalik arah, para penumpang panik. Awak kapal berusaha menenangkan, dan membagikan pelampung kepada penumpang, namun tak dihiraukan lagi. Sebagian di antaranya mencoba menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Sejumlah penumpang lain menunggu pertolongan di atas kapal. Menjelang tengah malam, seluruh penumpang baru bisa diselamatkan.

PT Dharma Lautan Nusantara berkantor di Surabaya, Jawa Timur. Kapal Dharma Manggala mampu mengangkut penumpang sampai 326 orang. Pengelola baru mengoperasikan kapal ini tiga bulan silam. Saat ini, kapal masih karam dan belum dipindahkan. Akibatnya, jalur penyeberangan Bira, Bulukumba dengan Pamatata, Selayar terputus. Aktivitas di dermaga penyeberangan Bira, Bulukumba juga terhenti.(KEN/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya