Puluhan penumpang kapal cepat Tenggiri Express dengan nomor lambung 07 selamat dari insiden kebakaran yang menghanguskan armada komersial itu. Peristiwa ini terjadi saat speed boat tengah bersandar di kawasan perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Sabtu 23 Maret kemarin.
Demikian hal itu diungkapkan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan saat dihubungi melalui telepon dari Pekanbaru, Minggu (24/3/2013).
Saat insiden itu terjadi, lanjut Dedi, puluhan penumpang tengah bergantian untuk masuk ke dalam speed boat. "Namun semuanya berhasil selamat. Hanya saja, sebagian barang bawaan hangus terbakar di dalam kapal. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar," jelasnya.
Informasi kepolisian menyebutkan, kapal cepat itu sebelumnya berangkat dari Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Setibanya di wilayah perairan Kabupaten Indragiri Hilir, menurut informasi, speed boat itu kemudian langsung mengangkut para penumpang dengan tujuan Kepulauan Riau.
"Bahkan menurut keterangan kapten kapal, Muslimin (34), kapal itu sempat mengisi bahan bakar minyak di salah satu stasiun di sekitar pengangkutan penumpang," terang Dedi.
Namun pada saat bersamaan, seorang anak buah kapal berteriak kalau ada percikan api di bagian belakang kapal. Ketika itu, seluruh penumpang langsung berhamburan keluar dari badan kapal untuk menyelamatkan diri.
"Api begitu cepat membesar karena BBM yang digunakan kapal adalah jenis premium. Kebakaran kapal baru dapat diatasi setelah 2 jam kemudian," ungkap Dedi.
Untuk pengusutan peristiwa ini, kepolisian setempat kini memproses perusahaan pelayaran komersial tersebut.(Ant/Ali)
Demikian hal itu diungkapkan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan saat dihubungi melalui telepon dari Pekanbaru, Minggu (24/3/2013).
Saat insiden itu terjadi, lanjut Dedi, puluhan penumpang tengah bergantian untuk masuk ke dalam speed boat. "Namun semuanya berhasil selamat. Hanya saja, sebagian barang bawaan hangus terbakar di dalam kapal. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar," jelasnya.
Informasi kepolisian menyebutkan, kapal cepat itu sebelumnya berangkat dari Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Setibanya di wilayah perairan Kabupaten Indragiri Hilir, menurut informasi, speed boat itu kemudian langsung mengangkut para penumpang dengan tujuan Kepulauan Riau.
"Bahkan menurut keterangan kapten kapal, Muslimin (34), kapal itu sempat mengisi bahan bakar minyak di salah satu stasiun di sekitar pengangkutan penumpang," terang Dedi.
Namun pada saat bersamaan, seorang anak buah kapal berteriak kalau ada percikan api di bagian belakang kapal. Ketika itu, seluruh penumpang langsung berhamburan keluar dari badan kapal untuk menyelamatkan diri.
"Api begitu cepat membesar karena BBM yang digunakan kapal adalah jenis premium. Kebakaran kapal baru dapat diatasi setelah 2 jam kemudian," ungkap Dedi.
Untuk pengusutan peristiwa ini, kepolisian setempat kini memproses perusahaan pelayaran komersial tersebut.(Ant/Ali)