Ulfa Saputra Kini Jadi Langganan Vicky Prasetyo, Perjuangannya sebagai Owner Brand Kecantikan Berawal dari Kegiatan Dropshipping Tanpa Modal

Setelah menjadi owner brand kecantikan sendiri, salah satu langganan Ulfa Saputra adalah Vicky Prasetyo.

oleh Surya HadiansyahDiperbarui 02 Oktober 2023, 20:32 WIB
Ulfa Saputra, owner brand langganan Vicky Prasetyo. (Dok. IST)

Liputan6.com, Jakarta Keinginan untuk terus belajar dan berani menerima tantangan, membawa Ulfa Saputra pada kunci sukses dalam mengarungi dunia bisnis. Namun kini, sosoknya sudah menjadi andalan banyak orang sejak Ulfa Saputra serius memajukan bisnis skincare miliknya.

Bahkan, salah satu langganan Ulfa Saputra adalah selebriti, yakni Vicky Prasetyo. Padahal, Ulfa awalnya sama sekali tidak mengantongi ilmu penjualan dan memulai bisnis dari level paling bawah sebagai dropshipper. Namun hal itu menjadi jembatan bagi langkahnya untuk terus berjuang.

Selain menjadi langganan Vicky Prasetyo, Ulfa Saputra juga dinobatkan sebagai mitra terbesar di salah satu brand skincare. Hal itu dicapinya berkat pencapaian omset yang mencapai angka jutaan pada setiap bulannya.

Jauh sebelum menggapai kesuksesan seperti sekarang, Ulfa Saputra hanya berstatus sebagai seorang karyawan di sebuah bank swasta. Setelah berkeluarga, ia memutuskan untuk mundur karena jarak antara rumah dan tempat kerja yang jauh.

 


Tak Mau Hanya Mengandalkan Gaji Suami

Ulfa Saputra, owner brand langganan Vicky Prasetyo. (Dok. IST)

Seiring berjalannya waktu, mulailah ia berpikir bahwa mengandalkan gaji suami seakan terasa berat memotivasi jiwanya untuk mencari penghasilan tambahan. Semenjak itu, ia pun mulai belajar menjalankan bisnis dari rumah. 

"Waktu itu pada tahun 2015, belum mempunyai modal, benar-benar hanya mengandalkan dropship, saya promosikan barang orang. Tiga tahun kemudian, saya hamil dan makin menyadari biaya hidup semakin besar. Bukan tidak bersyukur, tapi rasanya kurang cukup jika sekedar mengandalkan gaji dari suami. Akhirnya tertariklah untuk berjualan skincare karena prospeknya menjanjikan," ujarnya, belum lama ini.

"Dimulai dari dropship sebuah skincare asal luar Jawa, kemudian keuntungan yang didapat dikumpulkan. Lalu naik jadi reseller, belanja 3 paket setelah laris tambah jadi 10 paket, naik lagi jadi 50, 100 sampai akhirnya bisa stok barang hingga ribuan paket. Jadi waktu itu benar-benar merintis dari nol, tapi saya jalani dengan fokus dan konsisten," kenang pemilik nama lahir Ulfatul Janah.

 


Rajin Promosi di Media Sosial dan Beralih ke Brand Baru

Vicky Prasetyo ke tempat pengusaha Ulfa Saputra. (Dok. IST)

Bukan langkah mudah bagi Ulfa untuk memperkenalkan skincare asal luar Jawa. Apalagi saat itu, media sosial belum seramai sekarang. Mengandalkan promo lewat Facebook yang rajin ia posting dan tawarkan langsung pada user, dari hari ke hari, penjualannya kian bertambah. 

Lanjut Baca:

“Tahun 2018, produk skincare juga belum terlalu menjamur jadi pesaingnya masih sedikit. Dengan tekun membagikan testimoni atau share tentang keunggulan produk, ribuan paket terjual lewat Facebook. Sayang, produk tersebut sistem order-nya harus PO (purchase order) 3 bulan sebelumnya. Sehingga menyulitkan kami yang punya kendala di modal untuk bisa berkembang,“ keluh Ulfa. Beberapa tahun menggeluti bisnis skincare membuat pangsa pasar yang dibangun Ulfa sudah cukup luas. Namun di tahun 2019, produk skincare yang sudah membesarkan namanya itu sudah tidak lanjut produksi karena suatu alasan. Tak ingin patah semangat, perempuan berdarah Jawa ini pun mencari brand skincare lain. Ia pun berlanjut mencoba kembali membesarkan skincare baru yangg berasal dari bogor jawa barat, kurang lebih 3 tahun dirinya mencoba mengenalkan dan memasarkan brand tersebut. Hingga akhirnya dengan pengalaman, keyakinan dan kesiapannya ia memberanikan mencoba membuat brand sendiri.  

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya