Kini Cuma Tertinggal 1 Dijit, Ini Rahasia Jorge Martin Dekati Francesco Bagnaia.

Pembalap Pramac Racing Jorge Martin enggan melihat klasemen MotoGP 2023. Sosok asal Spanyol itu memilih fokus ke trek demi mencatat hasil terbaik.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 01 Oktober 2023, 07:00 WIB
Pembalap Prima Pramac Racing asal Spanyol, Jorge Martin juara sprint race MotoGP Jepang. (Toshifumi KITAMURA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pembalap Pramac Racing Jorge Martin enggan melihat klasemen MotoGP 2023. Sosok asal Spanyol itu memilih fokus ke trek demi mencatat hasil terbaik.

Martin baru saja menjuarai sprint race MotoGP Jepang 2023 di Motegi, Sabtu (30/9/2023). Torehan ini membuatnya memangkas ketertinggalan dari pemuncak tabel Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).

Sosok berusia 25 tahun itu cuma defisit delapan poin di bawah Bagnaia. Sebelumnya Martin datang ke Motegi dalam situasi minus 13 angka.

Selain itu, dia bisa memuncaki tabel jika memenangkan balapan utama di Motogi, Minggu (1/10/2023) dengan Bagnaia gagal menembus delapan besar.

“Kami sedang dalam performa terbaik dan saya harus mempertahankan mentalitas. Tadi saya sedikit gugup dan tidak mau lagi merasakannya. Saya hanya ingin menikmati balapan,” ungkap Martin dilansir Crash.


Jalan Balapan MotoGP 2023

ilustrasi motogp (Liputan6.com/Abdillah)

Jorge Martin mampu mempertahankan privilesenya sebagai pemilik pole position dengan menempati urutan terdepan di lap perdana.

Sebaliknya, Francesco Bagnaia justru langsung terlempar ke urutan keempat setelah sebelumnya start tepat di belakang Martin. Adapun tempat kedua dan ketiga secara beruntun diisi oleh Brad Binder serta Jack Miller hingga balapan memasuki lap ketiga.

Di sisi lain, Marc Marquez mencoba memacu kuda besinya ketika sprint race MotoGP Jepang menyisakan 9 lap. Pembalap Repsol Honda itu mendadak mampu menembus lima besar, membuntiti Martin, Binder, Miller, dan Bagnaia yang belum bergeser dari top four.

Posisi Marquez coba diganggu oleh Johann Zarco yang membayang di tempat keenam. Namun, hingga memasuki lap ketujuh, rider asal Spanyol masih bertengger kokoh di belakang Pecco Bagnaia.

Marco Bezzecchi gantian mengancam Marquez di 5 lap terakhir. Ia nyaris mengambil alih posisi 5 besar, sebelum Johann Zarco comeback dan memaksa Marquez serta Bezzecchi tergusur ke urutan 6 serta 7.

Kejutan terjadi jelang memasuki lap 11. Pecco Bagnaia akhirnya berhasil merebut posisi Jack Miller dan gantian menghuni urutan 3. Posisi dua besar yang dihuni Jorge Martin dan Brad Binder masih belum berubah hingga titik ini.

Lanjut Baca:

Situasi bertahan hingga lap terakhir. Jorge Martin tak terkejar dan nyaman mengakhiri balapan di posisi terdepan. Brad Binder dipaksa puas finis di urutan dua, dibuntuti Pecco Bagnaia yang melengkapi 3 besar. Sementara itu, Marc Marquez yang tadinya sempat mengecap lima besar harus rela kembali tergusur ke urutan 7. Pembalap Repsol Honda itu didahului oleh Johann Zarco dan Marco Bezzecchi yang finis di depannya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya