Liputan6.com, Jakarta Babak baru kini tiba bagi academia dalam kompetisi Dangdut Academy Asia 6, yaitu Babak Top 6 yang dimulai pada Senin (21/8) malam. Enam academia yang berhasil melaju ke Babak Top 6, antara lain Izaat Ramlee (Brunei Darussalam), Melly Lee (Indonesia), Hari Putra (Indonesia), dr. Iqhbal LIDA (Indonesia), Kier King (Philippines), dan Lovely (Philippines), kembali menampilkan bakat terbaik mereka dalam upaya meraih tiket ke Babak Top 4 DAA 6 di Konser D’Academy Asia 6 Top 6 Show Group 1.
Mereka terbagi dalam dua grup, masing-masing beranggotakan tiga orang. Kompetisi pada Babak Top 6 semakin menarik dengan tema "Collaborasix," di mana ketiga academia tersebut diajak untuk tampil berkolaborasi dengan para talenta non-musisi.
Advertisement
Pertunjukan dimulai dengan penampilan Lovely (Philippines), yang memukau penonton dengan membawakan lagu "ABG Tua" bersama grup "Cheerleader" Dream All Star Indonesia. Aksi panggung dan kualitas vokal Lovely berhasil memperoleh standing ovation dari seluruh komentator yang hadir malam itu.
Menurut Denada, penampilan Lovely malam itu memberikan nuansa yang berbeda, "Selain kualitas suara yang mengesankan, aksi panggung yang memukau membuat saya menikmati penampilan Lovely malam ini."
Penampilan Terbaik
Komentar serupa datang dari Nassar, yang menyatakan bahwa Lovely telah memberikan penampilan terbaiknya malam itu. "Kamu adalah salah satu peserta yang selalu tampil percaya diri di panggung, dan menurut saya, penampilanmu selalu mengalami perkembangan signifikan setiap babak," tambah Nassar.
Dr. Iqhbal LIDA (Indonesia) membawakan aksi pantomim bersama seniman pantomim ternama Septian Dwi Cahyo, dengan mengiringi lagu "Sim Salabim" milik Nassar. Penampilan ini juga meraih standing ovation dari keenam komentator. Nassar pun memberikan apresiasi atas penampilan dr. Iqhbal yang berhasil memberikan nuansa baru pada lagu tersebut.
"Saya sangat puas dengan penampilanmu malam ini, dan kamu juga sangat ahli dalam memadukan pantomim dengan bernyanyi, yang menurut saya adalah tugas yang sulit untuk dijalankan secara bersamaan," puji Nassar.
Standing Ovation
Berbeda dengan Lovely (Philippines) dan dr. Iqhbal LIDA (Indonesia), satu-satunya academia asal Brunei Darussalam, Izaat Ramlee, mendapatkan empat standing ovation saat membawakan lagu "Datang Untuk Pergi" yang berkolaborasi dengan Fire Dance dari "Firexotic Jakarta."