Liputan6.com, Jakarta Presenter Helmy Yahya bergabung dengan mentor-mentor nasional yaitu Dr. Fahruddin Faiz, Dr. Sutejo, M.Hum, dan Lenang Manggala dalam sebuah Program Teacher Masterclass yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya pada 12-13 Agustus 2023 di Leedon Hotel and Suites, Surabaya.
Dalam Teacher Masterclass Batch #3 tersebut, penyelenggara mengajak pendidik dan penggerak literasi dari seluruh Indonesia untuk meningkatkan kapasitas sebagai seorang pendidik dalam berbagai aspek. Menyesuaikan dengan perkembangan zaman melalui empat kelas eksklusif, yaitu Kelas Pemikiran, Kelas Literasi, Kelas Inovasi, dan Kelas Komunikasi.
Advertisement
Dr. Fahruddin Faiz, selaku mentor Kelas Pemikiran, menyampaikan materi tentang “Pendidikan yang Memerdekakan” yang menjabarkan mulai dari Filosofi Pendidikan hingga implementasi Pendidikan Merdeka untuk masa kini.
Pada kelas ini, Dr. Fahruddin Faiz juga mengajak peserta untuk menggali lebih dalam penerapan best, worse, dan ideal dari konsep pendidikan merdeka melalui sesi praktik dan presentasi langsung.
Wadah untuk Meng-upgrade Kapasitas Seorang Pendidik
Fahruddin berharap kegiatan Teacher Masterclass ini dapat menjadi wadah untuk meng-upgrade kapasitas seorang pendidik dalam berbagai aspek. Ia pun mendukung Nyalanesia untuk mengadakan kegiatan Teacher Masterclass dan berkontribusi pada para pendidik.
“Menurut saya, kegiatan ini sangat luar biasa, khususnya untuk para guru, dalam meng-upgrade kapasitas mereka sebagai seorang pendidik dalam berbagai aspek. Karena bagaimanapun seorang guru adalah pencetak generasi. Sementara generasi adalah kunci kejayaan hidup,” ungkap Fahruddin di akhir sesi Kelas Pemikiran.
Tak hanya membuka pemikiran para Pendidik dengan Filosofi Pendidikan yang Memerdekakan, Teacher Masterclass Batch #3 juga turut memberikan kemampuan berliterasi, khususnya penulisan esai, kepada para pendidik dan penggerak literasi yang turut hadir. Kelas Literasi ini dibawakan oleh Dr. Sutejo, M.Hum., yang merupakan sastrawan dan akademisi asal Ponorogo.
Pada kelas ini, Sutejo tak hanya memberikan tips dan trik membuat tulisan yang menggugah, tapi juga mengajak para peserta untuk praktik membuat outline penulisan esai berdasarkan pengalaman sehari-hari yang paling berkesan. Sutejo sendiri merasa sangat terkesan dengan antusiasme para pendidik dan penggerak literasi yang hadir dalam acara ini.