Antisipasi Topan, Peserta Jambore Pramuka Dunia Dievakuasi

Penyelenggara Jambore Pramuka Dunia meminta tuan rumah Korea Selatan segera mengevakuasi puluhan ribu anak dari perkemahan mereka jelang adanya topan, hanya beberapa hari setelah gelombang panas menyebabkan sakit massal. Evakuasi para peserta jambore dilakukan karena ada ancaman Topan Khanun pada 9 dan 10 Agustus.

oleh Arnaz Sofian diperbarui 08 Agu 2023, 08:21 WIB
Jambore Pramuka Dunia
Penyelenggara Jambore Pramuka Dunia meminta tuan rumah Korea Selatan segera mengevakuasi puluhan ribu anak dari perkemahan mereka jelang adanya topan, hanya beberapa hari setelah gelombang panas menyebabkan sakit massal. Evakuasi para peserta jambore dilakukan karena ada ancaman Topan Khanun pada 9 dan 10 Agustus.
Peseerta bersiap meninggalkan perkemahan Jambore Pramuka Dunia di Buan, Provinsi Jeolla Utara, Selasa (8/8/2023). Penyelenggara Jambore Pramuka Dunia meminta tuan rumah Korea Selatan segera mengevakuasi puluhan ribu anak dari perkemahan mereka jelang adanya topan, hanya beberapa hari setelah gelombang panas menyebabkan sakit massal. (Anthony WALLACE/AFP)
Evakuasi para peserta jambore dilakukan karena ada ancaman Topan Khanun pada 9 dan 10 Agustus. (Anthony WALLACE/AFP)
Pemindahan akan dilakukan dengan mengerahkan sekitar 1.000 unit bus, mulai pukul 08.00 waktu setempat. Proses evakuasi diperkirakan akan selesai dalam waktu 14 jam. (Anthony WALLACE/AFP)
Sementara itu, KBRI Seoul menyiapkan beberapa mahasiswa Indonesia yang bisa berbahasa Korea untuk membantu komunikasi antara para peserta didik dengan pihak-pihak terkait di setiap lokasi pemindahan peserta Indonesia. (Anthony WALLACE/AFP)
Pimpinan Kontingen Gerakan Pramuka Mayor Jenderal Mar (Purn) Yuniar Ludfi mengaku bakal mengarahkan para unit leader (pembina pasukan) Indonesia agar 1.569 peserta Indonesia bisa dipindahkan sesuai jadwal masing-masing. (Anthony WALLACE/AFP)
"Kondisi peserta Indonesia semua dalam keadaan aman dan tetap bersemangat," kata Yuniar. (Anthony WALLACE/AFP)
Setelah dipindahkan, kata Yuniar, para peserta masih akan mengikuti beberapa acara jambore dan mendapat konsumsi sebagaimana dijadwalkan. (Anthony WALLACE/AFP)
Penutupan direncanakan tetap dilakukan pada 11 Agustus 2023 malam dengan penampilan konser beberapa grup KPop di Stadion Sangam World Cup, Seoul. (Anthony WALLACE/AFP)
Sedangkan pemulangan kontingen Indonesia ke Tanah Air tetap sesuai rencana pada 12, 13, dan 14 Agustus 2023, sesuai jadwal penerbangan masing-masing. (Anthony WALLACE/AFP)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya