Paspampres Jokowi Diterobos Warga saat Kunker, Istana Beri Penjelasan

Bey menyatakan, selain menyapa dan berbincang-bincang dengan masyarakat, Presiden juga ingin mendengarkan langsung masukan dari masyarakat, termasuk keluhan, pengaduan, ataupun unek-unek.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 21 Juli 2023, 10:46 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau langsung harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (11/7/2023).

Liputan6.com, Jakarta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menampik, barisan pasukan pengawal presiden (Paspampres) kebobolan dalam sejumlah kunjungan kerja Presiden Jokowi di daerah seperti di pasar atau kerumunan masyarakat.

Bey menjelaskan, adanya warga yang menerobos pengawalan Paspampres disebabkan keinginan Presiden Jokowi yang tidak ingin berjarak dengan rakyatnya.

"Ini sebabnya setiap kunjungan kerja ke daerah, Bapak Presiden selalu ingin bertemu langsung masyarakat,” ujar Bey dalam keterangan tertulis diterima, Jumat (21/7/2023).

Bey melanjukan, selain menyapa dan berbincang-bincang dengan masyarakat, Presiden juga ingin mendengarkan langsung masukan dari masyarakat, termasuk keluhan, pengaduan, ataupun unek-unek.

"Bapak Presiden akan meresponsnya dengan meminta instansi terkait, baik kementerian maupun pemerintah daerah terkait untuk mempelajari terlebih dahulu dan segera menindaklanjuti di lapangan,” lanjut Bey.

 

 

Kunjungan Jokowi ke Bengkulu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi membagikan bantuan langsung kepada para penerima manfaat saat mengunjungi Pasar Sukamandi, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (12/7/2022). Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Subang Ruhimat. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

 

Bey memastikan, laporan diterima presiden akan ditindaklanjuti. Nantinya, pasca-sepekan perintah dikeluarkan maka kepala negara akan kembali memeriksa bagaimana kondisi perihal laporan yang diminta untuk segera dikerjakan oleh pihak setempat.

"Biasanya satu-dua minggu setelah laporan langsung dari masyarakat tersebut, Bapak Presiden mengecek dengan meminta update kepada pihak terkait,” Bey menutup.

Sebagai informasi, hari ini adalah hari ketiga kunjungan kerja Presiden Jokowi di Bengkulu. Menurut jadwal diterima, Jokowi akan menyambangi Pasar Purwodadi di Kabupaten Bengkulu Utara.

Nantinya, presiden akan meninjau rancangan revitalisasi pasar sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi pedagang.

Infografis Panas Dingin Hubungan Jokowi - Megawati. (Liputan6.com/Trieyasni)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya