Erwin Gutawa Pimpin Pertunjukan Orkestra Musik di Hutan Pertama dan Terbesar, Kembali Bersua Setelah Empat Tahun Lamanya

Erwin Gutawa akan berkolaborasi dengan Jay Subyakto dan para musisi lainnya.

oleh Aditia SaputraDiperbarui 15 Juli 2023, 14:12 WIB
Erwin Gutawa orkestra pada perhelatan Forestra beberapa tahun yang lalu.

Liputan6.com, Jakarta Forestra, konser musik orkestra di hutan pertama dan terbesar di Asia Tenggara, akan kembali setelah empat tahun berlalu. Dalam menghadapi era pasca pandemi, Forestra hadir dengan ide konservasi terbarukan sebagai hembusan napas baru dalam konser musik luar ruangan.

Masyarakat diundang untuk merasakan pengalaman baru yang membara melalui rangkaian musik dalam simfoni indah di tengah keindahan Orchid Forest Cikole Lembang Bandung pada tanggal 26 Agustus 2023 mendatang.

Setelah sukses mendapatkan dukungan penuh dari Wonderful Indonesia dan berhasil menghadirkan lebih dari 5.000 penonton pada gelaran sebelumnya di tahun 2019, Forestra ingin kembali merayakan hubungan intim antara manusia dan alam semesta.

Konser orkestra yang dipimpin oleh Erwin Gutawa sebagai Music Director akan membentuk harmoni megah dengan karya artistik dari Jay Subyakto.

 


Hubungan Alam dan Musik

Perhelatan Forestra beberapa tahun yang lalu.

Tahun ini, Forestra mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali hubungan mereka dengan alam melalui musik yang mengalir dari lubuk hati hutan belantara. Dengan mengusung konsep Simfoni Rasa Alam Raya, Forestra menawarkan pengalaman unik yang memungkinkan penonton untuk menjelajahi keindahan sekitar mereka sambil menikmati momen ketenangan.

Setelah sukses menggelar kolaborasi antara Erwin Gutawa Orchestra dengan musisi ternama seperti Once, Isyana Sarasvati, Kelompok Penerbang Roket, dan banyak lagi pada acara sebelumnya, Forestra 2023 mempersembahkan jajaran artis yang luar biasa pada lineup pertama.

Erwin Gutawa Orchestra akan berkolaborasi dengan Barasuara, David Bayu, Rahmania Astrini, dan Feel Koplo. Forestra menjanjikan kehadiran lebih banyak musisi yang bergabung pada lineup selanjutnya. Bersiaplah untuk pengalaman musik yang tak terlupakan yang menyatu dengan lingkungan alam yang mempesona.

Forestra tidak hanya mencatat tonggak sejarah yang signifikan dalam industri musik Indonesia, tetapi juga menggabungkan keunggulan artistik dengan kesadaran lingkungan. Dengan memadukan kekuatan musik dan keindahan alam di Orchid Forest Cikole Lembang.

 


Apresiasi

Perhelatan Forestra beberapa tahun yang lalu.

Forestra bertujuan untuk memberikan apresiasi yang lebih dalam terhadap lingkungan sekitar dan memicu komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Jay Subyakto, selaku Art Director Forestra, menjamin bahwa konstruksi panggung Forestra dilakukan dengan baik untuk melindungi setiap pohon di sekitarnya.

Lanjut Baca:

"Kami sangat senang mengumumkan kembalinya Forestra, yang tidak hanya akan dimeriahkan oleh berbagai musisi dengan warna yang berbeda, tetapi juga menekankan pentingnya konservasi dan pemulihan setelah masa-masa sulit selama pandemi yang kita hadapi bersama," ujar Jay Subyakto. "Ini adalah salah satu bentuk perayaan yang kami rasa dapat membuat masyarakat merasakan kebesaran alam dalam bentuk yang berbeda, yaitu melalui harmoni musik. Dalam menghadirkan Forestra kembali ke panggung, kita perlu diingatkan tentang pentingnya konservasi, bukan hanya sebagai tema acara, tetapi juga sebagai isu yang harus kita hadapi bersama. Melestarikan sumber daya alam dan melindungi lingkungan harus menjadi upaya dan prioritas bagi semua pihak. Forestra berharap dapat meningkatkan kesadaran dan menginspirasi individu serta komunitas untuk mengambil tindakan demi masa depan yang berkelanjutan," lanjutnya.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya