Menikmati Panorama Taman Nasional Death Valley di Bulan Terpanas

oleh Arnaz SofianDiterbitkan 14 Juli 2023, 14:05 WIB
Taman Nasional Death Valley
Istilah 'ekstrem' tampaknya berhak disandang Taman Nasional Death Valley. Terletak di California dan Nevada, Death Valley alias Lembah Maut menawarkan pemandangan kontras dan menarik untuk dijelajahi. Mulai dari salju yang membekukan, padang rumput dengan bunga liar, hingga dataran gurun yang seolah tanpa ujung.
Para pengunjung menyaksikan matahari terbenam di Taman Nasional Death Valley, California, Amerika Serikat, 11 Juli 2023. Juli adalah bulan terpanas di taman tersebut dengan rata-rata suhu mencapai 116 derajat (46,5 Celcius). (AP Photo/Ty ONeil)
Istilah 'ekstrem' tampaknya berhak disandang Taman Nasional Death Valley. Terletak di California dan Nevada, Death Valley alias Lembah Maut menawarkan pemandangan kontras dan menarik untuk dijelajahi. (AP Photo/Ty ONeil)
Mulai dari salju yang membekukan, padang rumput dengan bunga liar, hingga dataran gurun yang seolah tanpa ujung. (AP Photo/Ty ONeil)
Taman Nasional Death Valley dibuka pada 24 Oktober 1994 dan merupakan taman nasional terbesar di 48 negara bagian Amerika Serikat. (AP Photo/Ty ONeil)
Daya tarik Death Valley tak cuma pemandangannya. Beberapa tahun lalu, lembah ini jadi tempat terpanas di dunia. (AP Photo/Ty ONeil)
Mengutip dari NYTimes, NOAA Weather Prediction mencatat Death Valley pernah mencapai suhu 54 derajat Celcius. (AP Photo/Ty ONeil)
Terdengar begitu gerah tetapi percayalah, Death Valley menawarkan lebih dari sekadar suhu panas nan ekstrem. (AP Photo/Ty ONeil)
Death Valley menyimpan fenomena misterius. Sejumlah ilmuwan merekam batu-batuan yang 'berjalan' melintasi Racetrack Playa. Batu-batu dolomit hitam bergerak sendiri, meluncur, menanjak, dan meninggalkan jejak. (AP Photo/Ty ONeil)
Meski hanya menempati porsi kecil di Death Valley, bukit-bukit pasir masih menjadi daya tarik lembah tersebut. Di sini, Anda harus mengunjungi Eureka Sand Dunes. Tak hanya karena menjulang tinggi, tetapi juga ada fenomena aneh yakni pasir 'bernyanyi'. (AP Photo/Ty ONeil)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya