Tinggalkan Manchester United, 5 Klub Ini Cocok untuk David de Gea

Penjaga gawang David de Gea tengah mencari peluang baru setelah meninggalkan Manchester United.

oleh Marco TampubolonDiperbarui 13 Juli 2023, 22:37 WIB
Tak hanya lebih penting dari Ronaldo, David de Gea bisa dikatakan sebagai pemain terbaik Manchester United. Ia selalu menjadi tumbal di muka gawang dari keroposnya lini belakang MU. Jika bukan karena kiper 31 tahun ini, segalanya akan jauh lebih buruk di Old Trafford. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta David de Gea akhirnya benar-benar berpisah dengan Manchester United. Setan Merah tidak lagi menggunakan jasa penjaga gawang asal Spanyol itu setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni lalu.

MU sempat berusaha mengajukan kontrak baru kepada De Gea. Namun upaya itu kandas setelah mantan penjaga gawang Atletico Madrid itu menolak tawaran yang diajukan oleh Manchester United. De Gea kabarnya sangat keberatan dengan pemotongan gaji signifikan yang diajukan oleh manajemen MU.

Manchester United kemudian mengumumkan kepergian De Gea pada 8 Juli lalu lewat unggahan di media sosial. De Gea juga sudah menyampaikan salam perpisahannya kepada penggemar lewat Twitter. Dalam unggahannya, kiper berusia 32 tahun itu mengucapkan terima kasih kepada fans Setan Merah. 

De Gea telah  memperkuat MU selama 12 tahun sejak dibeli dari Atletico Madrid di tahun 2011. Selama ini De Gea mampu menunjukkan performa sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki MU.

Bersama MU, De Gea mempersembahkan satu trofi Liga Premier Inggris, Piala FA, Liga Europa dan dua Carabao Cup. Total De Gea tampil 545 kali dengan mencatatkan 190 clean sheat. Catatan ini membuat namanya terukir dalam sejarah klub sebagai kiper dengan penampilan terbanyak dan clean sheet tersering di MU. Selama membela Man Utd, De Gea juga meraih banyak penghargaan individu. Dua kali De Gea jadi kiper terbaik di Liga Inggris. Dia juga empat kali menjadi pemain terbaik tahunan di MU.

Semua rekam jejak itu kini menjadi modal de Gea untuk mencari pelabuhan baru. Seperti dilansir dari Goal, terrdapat sejumlah klub yang berpotensi menjadi rumah baru bagi De Gea.

Apa saja? Simak ulasannya pada halaman selanjutnya. 

 

 


Kembali ke Atletico Madrid

Namun, Atletico Madrid membuang kesempatan tersebut dan berakhir menjadi juru kunci di klasemen grup. Dikutip dari Squawka, ini adalah kali pertama Los Rojiblancos tersingkir dan menjadi juru kunci grup dalam sejarah Liga Champions. (AFP/Miguel Riopa)

Kembali ke klub masa kecil Atletico akan jadi tujuan paling romantis untuk De Gea. Kebetulan, sebelum bergabung dengan MU pada 2011 lalu, De Gea hanya sempat menikmati dua musim di tim utama, Colchoneros. Apalagi saat ini kondisi Atletico Madrid sangat berbeda dari era-nya dulu.

Lanjut Baca:

Di bawah asuhan Diego Simeone, Atletico telah berbuah menjadi salah satu kekuatan yang disegani di Eropa. Apalagi Simeone dikenal sebagai pelatih yang tidak menuntut penjaga gawangnya mahir menggunakan kaki mereka hingga membuat De Gea lebih mudah beradaptasi ketimbang di tim lain. Namun kendala terbesar baginya untuk pindah ke Metropolitano adalah Jan Oblak. Dia masih jadi kiper No.1 di klub tersebut dan tahun lalu baru menandatangani kontrak baru hingga 2028.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya