Erick Thohir Tegaskan Tak Ada Nuansa Politik dalam Renovasi JIS

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menepis anggapan bahwa renovasi Jakarta International Stadium (JIS) kental dengan nuansa politik. Ia menegaskan langkah perbaikan JIS semata-mata diambil demi meningkatkan kualitas stadion agar sesuai dengan standar FIFA.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 06 Juli 2023, 14:40 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan rencana perbaikan Jakarta International Stadium (JIS) semata-mata hanya ditujukan untuk kepentingan sepak bola dan sama sekali tidak mengaandung nuansa politik. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menepis anggapan bahwa renovasi Jakarta International Stadium (JIS) kental dengan nuansa politik. Sosok yang merangkap sebagai Menteri BUMN itu menegaskan, langkah perbaikan JIS semata-mata diambil demi meningkatkan kualitas stadion agar sesuai dengan standar FIFA.

Sebagai informasi, Erick Thohir baru-baru ini sempat menyambangi JIS. Ia, didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono hingga Pj Gubernur DKI Jakarta Budi Hartono, melakukan peninjauan terhadap stadion yang berlokasi di kawasan Jakarta Utara, Selasa (4/7/2023) lalu.

Hasilnya, terdapat sejumlah aspek yang harus diperbaiki di JIS. Salah satu yang paling penting dan mendasar ialah terkait rumput. Merujuk pada evaluasi dari tim ahli KaErpe, rumput JIS saat ini belum memenuhi standar FIFA.

Di samping itu, terdapat pula sarana dan prasarana lain yang membutuhkan perbaikan. Beberapa di antaranya meliputi renovasi pintu tiket di pintu masuk zona barat, hingga penambahan akses keluar masuk bagi penonton.

Erick Thohir optimistis proses renovasi Jakarta International Stadium (JIS) mampu dituntaskan dalam waktu singkat. Pihaknya menargetkan perbaikan tersebut dapat rampung selama kurun waktu tiga bulan, mengingat JIS merupakan salah satu opsi stadion alternatif untuk Piala Dunia U-17 2023.


Tidak Ada Kaitannya dengan Politik

Ketua Umum PSSI Erick Thohir berencana menyinkronkan program Garuda Select dengan persiapan Timnas Indonesia U-17 jelang Piala Duni U-17 2023 pada akhir tahun ini. (Liputan6.com/Melinda Indrasari)

Sayangnya, sejumlah pihak menyangsikan alasan di balik langkah renovasi JIS. Upaya tersebut dituding mengandung unsur politik, apalagi Erick Thohir dan pemerintah tidak menunggu adanya inspeksi langsung dari FIFA.

Menanggapi situasi ini, Erick Thohir memberi jawaban tegas. Ia mengklaim upaya perbaikan JIS ditujukan demi kepentingan sepak bola. Ia pun meminta agar jangan sampai upaya membenahi sepak bola Indonesia terus-menerus disangkut-pautkan dengan isu politik.

"Saya sudah berkali-kali bicara, jangan ada persepsi (seperti itu). Begini lho, kita ini kan sedang membangun sepak bola, kalau membangun sepak bola enggak bisa sendiri-sendiri," tutur Erick dalam saat ditemui di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (6/7/2023).

"Jangan niat baik semua, apalagi niat baik pecinta sepak bola dirunyami karena isu politik gitu. Ya pemilihan presiden itu jalan ada sendiri. PSSI sendiri sudah membuktikan saat pemilu, sepak bola tidak berhenti musim kompetisinya."

Lanjut Baca:

"Jadi saya berharap, jangan ini jadi polemik seakan-akan politik. Enggak, ini kita sedang mendorong makin banyak stadium yang berstandar FIFA, (sehingga) ketika ada pertandingan FIFA, FIFA bisa memilih," tandas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya