Pep Guardiola: Ada yang Lebih Penting Daripada Memenangkan Liga Champions

Manajer Manchester City, Pep Guardiola ungkap memenangkan Liga Inggris lebih penting menurutnya ketimbang memenangkan Liga Champions.

oleh Luthfa Arisyi SenapiDiterbitkan 20 Mei 2023, 15:00 WIB
Pep Guardiola. Pelatih berusia 50 tahun yang kini menangani Manchester City ini belum pernah sekalipun mengalami pemecatan saat mengarsiteki Barcelona dan Bayern Munchen. Ditambah saat menangangi The Citizens, ia total telah mengoleksi 31 trofi juara sejak 2008. (AFP/Pool/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Manajer Manchester City, Pep Guardiola ungkap memenangkan Liga Inggris lebih penting menurutnya ketimbang memenangkan Liga Champions. City sendiri hanya membutuhkan satu kemenangan untuk mengunci gelar liga ketujuh mereka.

Pertandingan liga paling dekat mereka adalah melawan Chelsea di Etihad Stadium pada Minggu (21/5/2023) pukul 22.00 WIB.

“Liga Inggris adalah kompetisi yang paling penting, karena itu berlangsung selama kurang lebih 10 – 11 bulan, setiap pekan. [Pertandingan] yang terakhir adalah yang paling sulit karena ada banyak emosi. Kami tidak akan memaafkan diri sendiri jika kami terganggu,” ujar Guardiola usai timnya berhasil menang telak 4-0 atas Real Madrid dalam leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (18/5/2023).

Musim ini bisa dikatakan adalah pencapaian terbesar Guardiola selama menukangi Man City. Skuadnya saat ini adalah satu-satunya tim yang masih berpeluang untuk meraih treble winner di Eropa.

Jika akhirnya eks manajer Barcelona itu bisa menuntun timnya untuk menjuarai semua sisa kompetisi (Liga Inggris, Liga Champions dan Piala FA), maka rekor Manchester United sebagai satu-satunya tim asal Inggris yang dapat meraih treble akan pecah.

“Sekarang, kami tahu, kami memiliki tiga pertandingan untuk memenangkan gelar. Setiap pertandingan yang kami menangkan membantu pertandingan berikutnya,” kata manajer yang dulu bermain sebagai gelandang.


Kesuksesan Sebagai Tim

Pemain Manchester City merayakan gol ketiga timnya ke gawang Arsenal yang dicetak oleh Erling Haaland pada laga pekan ke-23 Liga Inggris 2022/2023 yang berlangsung di Emirates Stadium, London, Kamis (16/02/2023) WIB. The Cityzens menang dengan skor 3-1. (AFP/Glyn Kirk)

Atas pencapaian luar biasa yang diraih timnya musim ini, Pep Guardiola merasa itu semua bukan hanya karena usahanya, melainkan usaha tim mulai dari staf yang berada di balik layar hingga para pemain yang berada di dalam lapangan.

“Sebagai seorang manajer, saya merasa menjadi bagian dari sesuatu. Saya tidak pernah berpikir itu milik saya, saya adalah bagian darinya. [Sukses tidak mungkin datang] tanpa kerja luar biasa dari direktur olahraga, dewan, [dan] para pemain adalah hal yang paling penting,” tegas Guardiola.


Tim Terbaik

Empat gol City ke gawang Real Madrid dicetak oleh Bernardo Silva (23'), (37'), Akanji (76') dan Alvarez (90'). (AP Photo/Jon Super)

Sementara itu, jelang duelnya dengan sang pemuncak klasemen Liga Inggris, manajer sementara Chelsea Frank Lampard memuji Manchester City dengan menempatkan mereka di antara yang terbaik dalam sejarah.

“Saya tidak tahu [apakah Manchester City adalah] tim terhebat yang pernah ada, tetapi mereka jelas merupakan tim yang fantastis dan mereka telah menjadi yang terbaik untuk sementara waktu sekarang. Pujian besar untuk konsistensi [mereka]. Pada level itu, mereka mendekati tim terhebat. Dengan performa mereka saat ini, anda tidak ingin bertaruh melawan mereka pada apapun. Saya pikir mereka adalah tim terbaik di dunia [saat ini],” ujar Lampard.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya