Kondisi 30 Penumpang KMP Royce yang Tiba di Bengkulu Minggu Malam

Sebanyak 30 penumpang kapal feri KMP Royce 1 yang terbakar di Perairan Alur penyeberangan Pelabuhan Merak - Bakauheni pada Sabtu (6/5) pukul 15.30 WIB akan tiba di Bengkulu pada Minggu malam (7/5)

oleh Liputan6.com diperbarui 08 Mei 2023, 05:00 WIB
Evakuasi penumpang KMP Royce. Adapun kapal tersebut terbakar dan terlihat mengeluarkan asap dari bagian parkir kendaraan. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Bengkulu - Sebanyak 30 penumpang kapal feri KMP Royce 1 yang terbakar di Perairan Alur penyeberangan Pelabuhan Merak - Bakauheni pada Sabtu (6/5) pukul 15.30 WIB akan tiba di Bengkulu pada Minggu malam (7/5).

Bagian Penjualan Tiket PO Putra Rafflesia di Bengkulu, Yandri Adi, menerangkan, 30 penumpang KMP Royce 1 tersebut merupakan warga Kota Bengkulu yang berangkat dari Bandung, Jawa Barat, dengan menggunakan bus Putra Rafflesia.

"Untuk semua kru dan penumpang selamat dengan total 30 orang dan malam ini semuanya akan tiba di Bengkulu," kata dia di Kota Bengkulu, Minggu, dikutip Antara.

Ia menyebutkan bahwa saat terjadinya kebakaran kapal terdapat dua bus Putra Rafflesia yang berisi 25 penumpang dan lima kru.

Kondisi bus pasca-peristiwa kebakaran KMP Royce 1 belum diketahui pasti dan pihaknya masih menunggu informasi dari Basarnas dan dinas terkait. Sebelumnya KMP Royce 1 terbakar di Perairan Alur Penyeberangan Merak – Bakauheuni.

Kapal tersebut memiliki Nomor MMSI 525100336 dengan jumlah penumpang 456 orang. Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan atau SAR Nasional (Basarnas) Banten melakukan evakuasi KMP Royce 1 dengan menggunakan Rescue CAR, KN SAR Tetuka,RIB 02 Banten, Kapal Patroli Polairud, Kapal Patroli Lanal Banten, Kapal Patroli KPLP, dan kapal nelayan.

"Semua penumpang itu selamat dan dipastikan tidak ada korban jiwa, sehingga Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan unsur yang terlibat dikembalikan kesatuannya masing- masing," kata Kepala Operasi Basarnas Banten Heru dalam keterangan tertulis.

 

Simak Video Pilihan Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya