Liputan6.com, Jakarta - Meghan Markle tampil perdana usai mengumumkan tak akan menghadiri upacara penobatan Raja Charles III. Ibu dua anak itu tampil beda dengan meluruskan rambutnya. Sebagian warganet curiga bila Duchess of Sussex berusaha terlihat mirip dengan Putri Kate Middleton.
Debut Meghan dengan gaya rambut lurus itu terjadi saat ia muncul di video Misan Harriman, fotografer sekaligus teman baiknya, untuk program TED Talk di akhir pekan. Sebagian warganet menduga penampilan berbeda Meghan adalah hasil operasi plastik.
Advertisement
"Peringatan Operasi Plastik? Meghan Markle yang menyedihkan sangat ingin menjadi Kate Middleton," cuit seorang pengguna Twitter, mempertanyakan perubahan penampilan istri Pangeran Harry itu, dikutip dari NY Post, Selasa (25/4/2023).
Pengguna Twitter lainnya menuding Meghan telah mengubah warna bola matanya agar terlihat mirip dengan kakak iparnya. "Oh Tuhan, Meghan Markle, yang cemburu dan terobsesi dengan Putri Wales, menggunakan lensa kontak warna hazel agar mirip dengan Kate."
"Dia terlihat seperti mencoba terlihat seperti Kate ... yang tidak akan pernah terjadi," cuit warganet lain.
Namun, para penggemar Meghan Markle membela idolanya dengan alibi bahwa itu hasil polesan kosmetik. "Meghan tidak melakukan operasi plastik," cuit salah satu pembela Meghan.
"Itu hanya karena pencahayaan, angle, dan konturing. Dan meluruskan rambut adalah sesuatu yang banyak dilakukan perempuan kulit hitam. Itu tidak ada kaitannya dengan 'menghapus semua jejak asal-usul'. Juga, orang kulit putih perlu menutup mulut tentang rambut perempuan kulit hitam."
"Kamu menuduh Meghan operasi plastik ketika persona daringmu sepenuhnya hasil buatan AI. Dah! Meghan tidak perlu operasi plastik! Dia berjemur, mendapatkan cinta, dan melembabkan diri! Itu namanya Bersinar!" imbuh lainnya.
Tudingan Operasi Plastik hingga Suntik Botoks dan Filler
Meghan Markle selama beberapa bulan terakhir jarang menampakkan diri di depan publik. Hal itu mendorong sejumlah warganet berspekulasi bahwa dia kemungkinan menjalani beberapa prosedur kecantikan.
"Saya pikir ketidakhadiran publik Meghan telah dijelaskan. Dan itu tidak ada hubungannya dengan anak-anak," salah satu mengemukakan.
Yang lain memprediksi operasi plastik yang mereka yakini telah dilakukan Duchess. "Facelift, filler di bibir, penghilangan lemak bukal, lebih banyak filler di pipi, Botox, veneer yang lebih halus, implan dagu adalah tebakan saya," salah satu warganet menulis.
"Dia telah mengisi bagian bawah matanya dan mengangkat matanya," timpal yang lain.
Perwakilan Meghan menolak berkomentar tentang tuduhan baru tersebut, tetapi orang dalam yang dekat dengan Archewell, organisasi nirlaba yang didirikan Meghan dan Harry, membantah klaim operasi plastik itu kepada The Post. Sejumlah sumber yang pernah bekerja dengan Meghan menerangkan bahwa sang duchess bertambah berat badan akibat hamil Lilibet. Ia disebut berhasil menurunkan berat badan yang membuatnya terlihat lebih bugar dan keren.
Keputusan Tak Hadiri Penobatan Raja Charles III
Sumber lain menyatakan bahwa Meghan tidak akan mengubah bentuk wajahnya karena 'mencintai' hidungnya. Ia bahkan menonjolkannya dengan bronzer.
Tapi, ia tak memungkiri bahwa Meghan mengubah warna rambutnya. Sumber itu juga memperkirakan Meghan telah menyuntikkan botox dan filler di beberapa bagian tubuh.
Di luar itu, drama yang diciptakan Meghan Markle untuk keluarga Kerajaan Inggris terus berlanjut setelah ia mengumumkan tak akan menghadiri penobatan Raja Charles III. Seorang pengamat kerajaan menuding itu sebagai hasil tindakan Kate Middleton yang menyimpan 'kebencian' karena dipaksa tak menemui Ratu Elizabeth II di saat-saat terakhirnya.
Sementara, penulis biografi kerajaan lainnya menuduh Meghan ingin melewatkan penobatan agar ia dapat melabeli diri sebagai 'martir'. Mewakili keluarga Sussex, hanya Pangeran Harry yang mengonfimasi kehadiran, sedangkan Meghan akan tetap berada di rumahnya untuk merayakan ulang tahun ke-4 Archie Harrison yang jatuh pada tanggal bersamaan.
Bereaksi Kencang Saat Disinggung Suratnya kepada Raja Charles III
Meghan Markle disebut berkirim surat kepada Raja Charles III tak lama setelah isu rasisme anggota kerajaan terkuat. Laporan itu keluar beberapa hari setelah diumumkan bahwa Meghan Markle tidak hadir di penobatan Raja Charles III pada 6 Mei 2023.
Ia disebut mengungkapkan keprihatinannya tentang "bias tak sadar" dalam keluarga kerajaan melalui sebuah surat kepada Raja, Telegraph melaporkan pada Jumat, 21 April 2023. Dikutip dari Page Six, Sabtu, 22 April 2023, sebuah sumber mengonfirmasi pada Page Six, "Ya, ada korespondensi, ada surat bolak-balik dari Duchess of Sussex kepada raja."
"Tapi dia sudah bergerak maju. Itu dua tahun lalu, tidak ada hubungannya dengan keputusannya untuk tidak menghadiri penobatan," sumber itu menekankan.
Laporan tersebut dinilai sangat memalukan bagi keluarga kerajaan Inggris mengingat Raja Charles III dan Permaisuri Camilla bersiap untuk dinobatkan di depan khalayak global. Menurut media tersebut, catatan tersebut dikirim setelah wawancara Oprah Winfrey pada Maret 2021.
Meghan Markle saat itu menuduh bahwa seorang anggota keluarga kerajaan Inggris telah berspekulasi tentang warna kulit putranya yang belum lahir. Surat-surat itu mengidentifikasi nama anggota senior keluarga kerajaan yang diduga membuat komentar tersebut.
Juru bicara Meghan Markle buru-buru meluruskan kabar tersebut ke Hello!, dikutip Minggu (23/4/2023). "Duchess of Sussex menjalani kehidupannya saat ini, tidak memikirkan korespondensi dua tahun lalu terkait percakapan empat tahun lalu. Setiap dugaan sebaliknya adalah salah dan terus terang konyol. Kami mendorong media dan berbagai koresponden kerajaan untuk menghentikan sirkus melelahkan yang mereka buat sendiri."